Breaking News:

Berita Banyumas

Kabar Baik, Angka Reproduksi Virus Covid-19 di Banyumas Sepekan Terakhir di Bawah 1

"Selama tujuh hari, nol terus. Hari ini belum, nanti sore kita lihat lagi," ujar Sadiyanto di Pendapa Sipanji Purwokerto, Selasa (1/9/2020).

TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Sadiyanto saat ditemui di Pendopo Sipanji Purwokerto, Selasa (1/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kepala Dinas Kesehatan Banyumas Sadiyanto mengatakan, sepekan terakhir, angka reproduksi efektif berada di bawah angka 1.

Hal itu dikatakannya, sudah berada dibawah standar yang ditetapakan WHO.

"Selama tujuh hari, nol terus. Hari ini belum, nanti sore kita lihat lagi," ujar Sadiyanto di Pendapa Sipanji Purwokerto, Selasa (1/9/2020).

Sadiyanto mengatakan, sejak 25 Agustus, angka reproduksi efektif (RT) berada di angka 0,89. Kemudian, pada 26 Agustus (0,82), 27 Agustus (0,73), 28 Agustus (0,71), 29 Agustus (0,60), 30 Agustus (0,60) dan 31 Agustus (0.55).

"Jadi, upper, median, lower sudah di bawah satu semua," imbuhnya.

Sosialisasi ke Sekolah, Dindik Banyumas Pastikan Kelas Tatap Muka Digelar Tanpa Jam Istirahat

Mulai Hari Ini, Sekolah di Banyumas Bisa Ajukan Izin Membuka Kelas Tatap Muka. Ini Syarat Utamanya

Dampak Kekeringan Pertanian di Banjarnegara, Pemkab Bantu Petani Tanam Kedelai di Musim Kemarau

Turunnya angka reproduksi efektif selama sepekan terakhir, menurutnya, belum dapat dikatakan penularan Covid-19 telah terkendali sepenuhnya.

"Mulai terkendali, betul-betul aman kalau dua kali masa inkubasi reproduksi virusnya di bawah 1. Masa inkubasi itu 14 hari. Jadi, 28 hari di bawah 1 betul-betul aman atau hampir satu bulan, begitu teorinya memang," tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan data di laman covid-19.banyumaskab.go.id, total kasus terkonfirmasi Covid-19 hingga hari ini sebanyak 310 orang.

Rinciannya, 264 orang sembuh, 39 orang masih dalam perawatan, dan tujuh orang meninggal dunia.

Disinggung terkait kerjasama dengan dinas pendidikan terkait rencana pembelajaran tatap muka, Sadiyanto mengatakan, Dinkes akan membantu memberi pemahaman dan sosialisasi tatap muka, yaitu protokol kesehatan. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved