Breaking News:

Berita Video

Video Sekolah di Banyumas Bisa Ajukan Izin Kelas Tatap Muka

Namun demikian, bupati mengatakan, akan ada seleksi dan pembukaan sekolah dilakukan secara bertahap serta tidak bisa seenaknya sendiri membuka sekolah

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Berikut ini video sekolah di Banyumas bisa ajukan izin kelas tatap muka.

Harapan orangtua siswa di Banyumas agar belajar tatap muka di sekolah segera dimulai bakal terpenuhi. Sinyal hijau diberikan Bupati Banyumas Achmad Husein setelah melihat angka positivity rate Covid-19 di wilayah tersebut ada di 2,44 atau di bawah standar WHO di angka 5.

Selain itu, angka reproduksi efektif (RT) di Banyumas juga sudah berada dibawah 1, yaitu berada di angka 0.75 untuk garis atas, 0.71 pada garis tengah, dan 0.47 pada garis bawah.

"Menurut ahli epidemologi, (kasus Covid-19) di Banyumas sudah mulai terkendali dengan baik. Maka, sekolah mulai dapat mengajukan izin kepada bupati untuk membuka sekolah," ujar Husein di Purwokerto, Senin (31/8/2020).

Jika sudah mendapatkan izin bupati dan pihak sekolah telah melakukan simulasi maka anak-anak bisa berangkat sekolah dan melakukan pembelajaran tatap muka.

Namun demikian, bupati mengatakan, akan ada seleksi dan pembukaan sekolah dilakukan secara bertahap serta tidak bisa seenaknya sendiri membuka sekolah.

Bupati menegaskan bahwa pihak sekolah harus mengajukan izin kepada ketua Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 dalam hal ini adalah bupati.

"Nanti akan kami cek persiapannya, begitu sudah bagus maka sekolah dapat dibuka. Besok, kalau ada yang sudah siap, sebenarnya sudah boleh buka," tambahnya.

Pendaftaran pengajuan pembukaan pembelajaran tatap muka sendiri sudah dimulai hari ini.

Bupati menjelaskan, jika salah satu syarat utama sekolah dapat kembali melakukan pembelajaran tatap muka adalah harus ada izin dari orang tua murid.

Jika orangtua tak mengizinkan maka anak tersebut tidak bisa mengikuti pembelajaran tatap muka dan melanjutkan belajar dearing.

"Kemudian, maksimal dalam satu kelas itu hanya 10 orang, ada tempat cuci tangan di setiap kelas," tandasnya.

Jika sudah berjalan, dimungkinkan, pembelajaran tatap muka di sekolah juga hanya setengah hari. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: Abduh Imanulhaq
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved