Breaking News:

Berita Kriminal

Guru Bahasa Inggris Ditangkap, Minta Foto Bugil Bocah 13 Tahun, Kepergok Saat Polisi Menyamar

Seorang guru di Australia ditangkap, setelah dia ketahuan meminta gadis 13 tahun untuk mengirimkan foto bugil di jam kerja.

Editor: deni setiawan
Indiatimes.com via Tribunnews
Ilustrasi foto bugil di jejaring media sosial (medsos). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SYDNEY - Tindakan bejat seorang guru akhirnya terbongkar dan dia pun kini harus berurusan dengan petugas kepolisian setempat.

Seorang guru di Australia ditangkap, setelah dia ketahuan meminta gadis 13 tahun untuk mengirimkan foto bugil di jam kerja.

Alex Simpson, yang mengajar bahasa Inggris di sekolah elite khusus putra Trinity Grammar Sydney, ditangkap pada Kamis (27/8/2020).

Gunakan Pola Integrated Farming, Pekarangan Warga Desa Mernek Cilacap Hasilkan Rp 2 Juta Tiap Bulan

Ini Masker Khusus Siswa Tuna Rungu di Wonosobo, Sengaja Transparan Biar Tetap Mudah Berkomunikasi

Ditemukan Bungkus Rokok Berisi Sabtu dan Tembakau Gorilla, Diduga Pesanan Warga Binaan Lapas Tegal

Sehari Dua Kali Latihan, Kebugaran Fisik Pemain Jadi Fokus Awal Pelatih PSIS Semarang di Kendal

Guru berusia 39 tahun itu dijerat dengan pasal mendiskusikan tindakan seksual dengan gadis 13 tahun.

Dimana sebenarnya adalah polisi yang menyamar.

Selain itu, Simpson juga dituding mengirim foto-foto tidak senonoh dari ponselnya ke nomor tersebut ketika dia tengah bekerja.

Selain menahan Simpson, polisi juga menggerebek kediamannya dan menyita baik peralatan elektronik maupun baju yang dikenakannya.

Detektif Penjabat Pengawas, Chris Goddard menerangkan, kesalahan Simpson begitu besar karena dia sudah menyalahgunakan posisinya sebagai guru.

"Seseorang yang sudah mendapatkan amanah sebagai pendidik dan melakukan hal seperti ini jelas sangat salah," terang Detektif Goddard.

Para murid di Trinity Grammar begitu terkejut ketika mereka melihat ada polisi di jam pelajaran masih berlangsung.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved