Breaking News:

Paman Kim Jong Un Dikabarkan Ambil Alih Kekuasaan setelah Keponakannya Koma Akibat Operasi Jantung

Sebuah sumber di dinas intelijen Selatan mengklaim bahwa saudara tiri Kim Jong-iI, yang merupakan paman Kim Jong-un, akan mengambil alih kekuasaan.

Editor: rika irawati
KCNA via REUTERS
Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un mengadakan rapat darurat bersama politbiro pada Sabtu (25/7/2020), ketika ada dugaan kasus virus corona muncul di Korut. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PYONGYANG - Sejumlah laporan media luar negeri memberitakan, paman Kim Jong Un disebut-sebut akan mengambil alih tampuk kekuasaan di Korea Utara menyusul klaim bahwa diktator itu telah koma selama berbulan-bulan dan foto dirinya di depan umum tahun ini dipalsukan.

Melansir Daily Star, diktator Korea Utara itu jarang terlihat di depan umum di sepanjang tahun ini yang memicu spekulasi bahwa dia sakit keras setelah melakukan "operasi jantung yang gagal".

Minggu lalu, mata-mata Korea Selatan melaporkan, pria berusia 36 tahun itu telah menyerahkan sebagian wewenang kepada saudara perempuannya dan sejumlah pembantu dekatnya.

Chang Song-min, mantan ajudan mantan presiden Korea Selatan Kim Dae-jung, mengklaim adik pemimpin Korut Kim Yo-jong yang kini berusia 33 tahun akan mengambil alih sebagai pemimpin Korea Utara.

Bagi Kekuasaan dengan Sang Adik, Kim Jong Un Dikabarkan Koma

Kedapatan Menarikan Lagu Milik Boyband BTS, Tiga Tentara Korea Utara Dihukum

Kim Jong Un Marah Besar saat Tahu 70 Persen Warganya Nonton Drakor, Mereka Pun Dihukum . . .

Gara-gara Seorang Warga Masuk secara Ilegal, Kim Jong Un Tetapkan Status Darurat di Korea Utara

Tapi, sekarang, sebuah sumber di dinas intelijen Selatan telah mengklaim kepada NK News bahwa saudara tiri Kim Jong-iI, yang notabene merupakan paman Kim Jong-un, akan mengambil alih kekuasaan.

Kim Pyong-iI, 65 tahun, adalah putra terakhir yang diketahui dari pendiri negara Kim II Sung-kakek Kim Jong-un.

Chang mengatakan, foto-foto diktator yang beredar di media Korea Utara adalah palsu dan diktator itu sebenarnya dalam keadaan koma.

Berbicara dengan media lokal, Chang Song-min berkata: "Saya menilai dia sedang koma, tetapi hidupnya belum berakhir".

Dia menambahkan, "Struktur suksesi lengkap belum terbentuk, jadi Kim Yo-jong dikedepankan karena kekosongan tidak dapat dipertahankan untuk waktu yang lama".

Desas-desus tentang kesehatan Kim Jong Un terus berputar-putar selama beberapa bulan terakhir.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved