Breaking News:

Berita Tegal

51 Persen Anggota Rumah Tangga di Kota Tegal Punya Kebiasaan Merokok

Peraturan Wali Kota Tegal Nomor 13 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Asap Rokok di Lingkungan Pemkot Tegal akan semakin dimasifkan.

PEMKOT TEGAL
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, saat mengikuti Webinar Peran Kepala Daerah dalam Penanganan Covid-19 dan Pengendalian Tembakau dari Ruang Command Room Dinkominfo Kota Tegal, Selasa (25/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi mengatakan, Pemkot sedang berkonsentrasi untuk menurunkan kebiasaan masyarakat agar tidak merokok.

Upaya itu didukung dengan adanya Peraturan Wali Kota Tegal Nomor 13 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Asap Rokok di Lingkungan Pemkot Tegal.

Jumadi mengatakan, Survei Keluarga Sehat pada 2018 menyatakan, ada 51 persen anggota rumah tangga mempunyai kebiasaan merokok.

Tim PSIS Semarang Jalani Tes Swab, Besok Rabu Pagi di Balai Kota Semarang

Ini Penyebab Listrik Sering Padam di Kota Tegal, PLN: 3 Bulan Sudah 16 Kali Gangguan

Sanksi Warga Tak Gunakan Masker Masih Ringan di Banjarnegara, Satpol PP: Masih Tahap Edukasi

Camat Karangsambung Kecelakaan di Jalan Sruweng Kebumen, Mobil Dinas Remuk, Begini Kronologinya

Kemudian Survei Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada 2019 menyatakan, ada 61 persen anggota rumah tangga mempunyai kebiasaan merokok.

Menurut Jumadi, penyediaan kawasan tanpa rokok menjadi upaya pemerintah kota untuk melindungi masyarakat.

"Saat ini, Pemkot Tegal berusaha bagaimana caranya pencegahan Covid-19 dan pencegahan kebiasaan merokok saling bersinergi."

"Jangan kasih kendor untuk meningkatkan indeks keluarga sehat dengan cara menghindari asap rokok," kata Jumadi dalam Webinar Peran Kepala Daerah dalam Penanganan Covid-19 dan Pengendalian Tembakau, Selasa (25/8/2020).

Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PKM) RI, Muhadjir Effendy mengatakan, tantangan berat dalam pembangunan siklus manusia saat ini adalah stunting.

Ia menilai, stunting berhubungan dengan adanya kebiasaan merokok di lingkungan keluarga.

Menurut Muhadjir, rokok berpengaruh terhadap stunting sejak si anak berada di dalam kandungan.

"Ibu perokok punya pengaruh terhadap janin dalam kandungan."

"Jika suami yang merokok, dapat menimbulkan perokok pasif yang berpengaruh pada janin," ungkapnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Urus Adminstrasi Kependudukan di Kebumen Bisa dari Rumah, Cukup Pakai Aplikasi Pancen Maen

Saya Peringatkan Tidak Peduli Siapapun, Sikap Gubernur Ganjar Bila Ada Pejabat Tak Gunakan Masker

Mengulik Cerita Bupati Banyumas Aktif Berselancar di Medsos: Saya Kelola Sendiri Tanpa Tim Admin

Hari Ini Bertambah Dua, Total Menjadi Lima Orang, Anggota DPRD Banyumas Positif Corona

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved