Breaking News:

Berita Banyumas

Suka Wisata Adrenalin? Coba Jalur Offroad di Tambak dan Sumpiuh Rekomendasi Bupati Banyumas Ini

Sebagai upaya mengeksplorasi potensi wisata di Banyumas, Bupati Achmad Husein menjajal track offroad di wilayah Tambak dan Sumpiuh, Jumat (21/8/2020).

TRIBUNBANYUMAS/Ist
Bupati Achmad Husein bersama istri saat menjajal track offroad di wilayah Tambak dan Sumpiuh, Jumat (21/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebagai upaya mengeksplorasi potensi wisata di Banyumas, Bupati Achmad Husein menjajal track offroad di wilayah Tambak dan Sumpiuh, Jumat (21/8/2020).

Hal ini dilakukan setelah membuka jalur wisata offroad Baturraden dan mengenalkan Bukit Watu Kumpul Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen.

Misi bupati adalah mewujudkan kemandirian ekonomi lewat cara menggerakkan industri kerakyatan, pariwisata pedesaan, dan industri kreatif berbasis sumber daya lokal.

Meski belum ada jalur resmi namun para pecinta offroad sudah beberapa kali mencoba jalanan berbukit di sekitar Desa Bogangin, Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, dan Desa Watuagung, Kecamatan Tambak.

2 Anggota DPRD Banyumas Positif Covid-19 sepulang Kunjungan Dinas dari Jawa Barat

78 Pemilik Usaha Terima Zakat Usaha Produktif dari Baznas Banjarnegara

Rudi, Pemain Jaran Kepang di Banjarnegara Tewas Tenggelam saat Ikuti Ritual Kungkum di Sungai Serayu

Bupati bersama istri, saat berada di Grumbul Grumbu Kronjot, Desa Bogangin, Kecamatan Sumpiuh, menyempatkan diri berswafoto dan menyaksikan pemandangan alam.

Bahkan, untuk memastikan keindahan alam sekitar Sumpiuh dan Tambak, keduanya membuat video blog (vlog).

"Ini tempat yang tak kalah bagusnya dengan yang ada di Petahunan. Di sini, kita dapat melihat pemandangan alam yang masih asri dan hamparan luas dapat kita lihat Cilacap dan Kebumen," katanya saat mencoba jalur offroad.

Bupati meminta semua pihak untuk mengkaji pengembangan tempat wisata baru ini.

Uji coba kali ini hanya melibatkan tiga mobil, bupati yang didampingi istri, serta asisten pribadi.

Karena baru uji coba, mobil dikawal dua sepeda motor sebagai teknisi.

Bupati menceritakan bahwa jalur ini masih baru dan belum ada kepastian jalur untuk wisatawan nantinya.

Karena banyak jalur alternatif yang semua bagus dan menarik.

Wajib, Wisatawan Harus Tunjukkan Hasil Tes Rapid saat Berkunjung ke Tempat Wisata di Wonosobo

Kepada Ibu, Pegawai KPU Asal Banyumas yang Tewas di Papua Curhat Sempat Diludahi, Laptop Dibanting

Satu Keluarga di Baki Ditemukan Tewas Mengenaskan di Rumah, Pelaku Teman Dekat dan Tetangga Korban

"Kami masih mencoba beberapa jalur karena banyak alternatif yang fun hingga yang ekstrim, yang jarak pendek hingga jarak jauh," katanya.

Apabila menghendaki jarak jauh, menurutnya, wisatawan bisa melewati Bukit Sentana maupun Watu Jonggol Desa Banjarpanepen masuk Bongangin, kemudian Watu Agung dan transit di Bukit Mahameru yang dikelola Lembaga Masyarakat Desa Hutan.

"Sementara, kami baru ada enam mobil, kami belum mempunyai jalur khusus, maupun tarif. Tetapi, untuk kisaran, ya seperti offroad Baturraden, antara Rp 350 ribu hingga Rp 600 ribu," ujarnya. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved