Breaking News:

Berita Banjarnegara

78 Pemilik Usaha Terima Zakat Usaha Produktif dari Baznas Banjarnegara

Ketua Baznas Kabupaten Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo mengatakan, dana zakat diberikan kepada 78 penerima zakat (mustahik).

TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Baznas Banjarnegara menyalurkan peralatan usaha untuk mustahik di Sasana Bhakti Praja Setda Kabupaten Banjarnegara, Rabu (19/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Penyaluran zakat tak melulu bersifat konsumtif. Sebagian zakat dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara dibagikan kepada penerima untuk usaha produktif.

Baznas telah men-tasharuf-kan dana zakatnya untuk modal usaha produktif, Rabu (19/8/2020), lalu di Sasana Bhakti Praja Setda Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan kali ini merupakan pen-tasharuf-an dana zakat periode April–Juni 2020.

Ketua Baznas Kabupaten Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo mengatakan, dana zakat diberikan kepada 78 penerima zakat (mustahik).

Tak Tahu Kegiatan Menaker Ida Fauziyah di Wilayahnya, Pemkab Purbalingga Merasa Ditinggal

Seorang Pejabat Pemkab Kendal Meninggal saat Dirawat di RS karena Terpapar Covid-19

Satu Keluarga di Baki Ditemukan Tewas Mengenaskan di Rumah, Pelaku Teman Dekat dan Tetangga Korban

Mereka adalah pelaku usaha kecil yang telah diusulkan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan di Kabupaten Banjarnegara dan telah melalui proses verifikasi serta mendapat persetujuan dari pihak Baznas. Masing-masing mustahik menerima bantuan modal usaha Rp 2.500.000.

"Sehingga, total dana yang di-tasharuf-kan sebanyak Rp 195.000.000," katanya, Sabtu (22/8/2020).

Sutedjo menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa peralatan sesuai kebutuhan usaha yang dijalankan mustahik.

Di antaranya, etalase makanan, mesin jahit, peralatan pertukangan, gerobak, mesin cuci, setrika, dan peralatan lain yang menunjang usaha mustahik.

Kegiatan usaha mustahik yang diusulkan mendapat bantuan ini, semisal warung makan, pertukangan, pedagang keliling, penjahit, jasa laundry, serta jasa cuci motor dan mobil.

Dia pun berharap, bantuan peralatan yang diberikan dapat memotivasi para mustahik untuk lebih giat lagi dalam menjalankan usahanya.

Dalam Dua Pekan, Kasus Covid-19 di Wonosobo Bertambah 46 Kasus. Ini yang Dilakukan Pemkab

Pakai Media Wayang, Anggota Kwarcab Purbalingga Ajak Warga Selalu Pakai Masker saat Keluar Rumah

Rudi, Pemain Jaran Kepang di Banjarnegara Tewas Tenggelam saat Ikuti Ritual Kungkum di Sungai Serayu

Bantuan alat produksi diharapkan bisa membuat usaha mustahik berkembang hingga beralih status menjadi pembazar zakat.

Lebih-lebih, penyaluran zakat untuk usaha produktif ini diharapkan dapat membantu pemerintah mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Banjarnegara.

"Kalau tekun, insyaallah nanti bisa berkembang," katanya.

Sebelumnya, Baznas Kabupaten Banjarnegara juga telah mentasharufkan dana zakatnya untuk kegiatan konsumtif sebesar Rp 341.000.000.

Dalam waktu dekat, Baznas Kabupaten Banjarnegara juga akan men-tasharuf-kan dana zakatnya untuk kegiatan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 15 unit dengan total anggaran Rp 185.000.000. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved