Breaking News:

Berita Teknologi

Instagram Dituduh Kumpulkan Data Biometrik Pengguna Tanpa Izin, Gunakan Teknologi Tagging Foto

Instagram disebut menggunakan alat face-tagging yang memanfaatkan teknologi pengenal wajah untuk kemudian mengumpulkan data wajah pengguna.

Editor: deni setiawan
Istimewa/TribunManado.co.id
Ilustrasi Instagram. 

"Termasuk aplikasi Facebook dan membagikan informasi antar-entitasnya," bunyi gugatan tersebut, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Senin (17/8/2020).

Dilaporkan Bloomberg, praktik ini melanggar hukum privasi di Illionis, Amerika Serikat dan aturan pelarangan pengambilan data biometrik.

Menurut hukum tersebut, Facebook terancam denda 1.000 dollar AS (sekira Rp 14,8 juta) per pelanggaran atau 5.000 dollar AS (sekira Rp 74 juta).

Itu apabila terbukti melakukan kecerobohan atau kesengajaan.

Instagram telah menanggapi atas tudingan ini.

"Tudingan ini tidak berdasar."

"Instagram tidak pernah menggunakan teknologi pengenal wajah," kata perwakilan Instagram.

Instagram juga telah mengatur kebijakan terkait penggunaan teknologi wajah di laman kebijakan data Instagram.

Dalam Bab II poin keempat, dikatakan bahwa "Ketika kami memperkenalkan teknologi pengenalan wajah ke pengalaman Instagram Anda."

"Kami akan memberi tahu Anda terlebih dahulu dan Anda akan memiliki kontrol atas penggunaan teknologi ini oleh kami untuk Anda".

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved