Breaking News:

Selama Wabah Corona, PT KAI Daop 5 Purwokerto Kehilangan Potensi Penghasilan Rp 1,2 MIliar Per Hari

Pandemi Covid-19 mengakibatkan PT KAI Daop 5 Purwokerto kehilangan potensi pemasukan hingga Rp 1,2 miliar per hari.

TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Vice President (VP) PT KAI Daop 5 Purwokerto Agus Setiyono dan Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto saat pemaparan kondisi PT KAI Daop 5 Purwokerto di Purwokerto, Kamis (13/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pandemi Covid-19 mengakibatkan PT KAI Daop 5 Purwokerto kehilangan potensi pemasukan hingga Rp 1,2 miliar per hari.

Potensi kehilangan pemasukan ini terjadi akibat dilumpuhkannya perjalanan kereta api dalam beberapa bulan lalu.

Selama masa pandemi Covid-19, hampir tidak ada perjalan KA penumpang yang melewati Daop 5 Purwokerto. Dan, hanya beberapa saja yang saat ini beroperasi.

"Hanya KA barang yang mengangkut avtur, BBM, dan semen, serta KA parcel untuk pengiriman paket. Sekarang memang sudah mulai membaik meski belum semua KA beroperasi," ujar Manajer Angkutan Penumpang Daop 5 Purwokerto Adityadarna di Purwokerto, Kamis (13/8/2020).

Pasangan Bajo Diduga Memalsukan Dukungan Agar Bisa Maju di Pilkada 2020 Solo

Ponpes di Banyumas Mulai Gelar Belajar Tatap Muka, Santri yang Baru Datang Wajib Karantina 14 Hari

687 Pendonor Darah Sukarela di Banyumas Dapat Penghargaan dari Bupati Achmad Husein

Pemakaman Staf KPU Asal Banyumas yang Tewas di Papua, Ibu: Maafkan Mama Tidak Bisa Jaga Henry

Adityadarna mengatakan, di Daop 5 Purwokerto, ada 91 perjalanan KA.

Saat ini, baru 35 perjalanan KA jarak jauh dan 4 KA prameks yang berjalan.

Pihaknya mengatakan, untuk KA lokal, semisal prameks, tidak ada pemesanan tiket di loket stasiun.

"Untuk KA yang sudah dijalankan sekarang, baru bisa dipesan H-7, itu batasnya," imbuhnya.

Sebelum ada pandemi corona, Adityadarna mengungkapkan, jumlah penumpang KA mencapai 9 ribu-12 ribu per hari. Namun, saat ini, penumpang berkisar 2 ribu-3 ribu per hari.

"Itu belum maksimal, ada batasan tempat duduk, dan belum semua perjalanan KA beroperasi," katanya.

PT KAI optimistis, kondisi ini akan berangsur normal seiring membaiknya kondisi di lapangan.

Foto Bareng Ryuji Utomo Dkk, Bek Sayap Kanan PSIS Semarang Pratama Arhan Alief Gabung Timnas Senior?

Santet Tak Mempan, Sekretaris di Bekasi Ini Kirim Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Atasan

Benang Layangan Nyangkut di Kabel PLN, Listrik di Wonogiri Mati 3,5 Jam

Manajer Humas Daop 5 Purwokerto Supriyanto menambahkan, pemasukan bagi Daop 5 Purwokerto mulai berkurang sejak Maret, setelah beberapa KA dibatalkan.

Sejak pembukaan new normal, pemasukan bagi KA, baru mencapai 20 persen dari normal.

"Sebelum pandemi Covid-19, pemasukan bisa Rp 1,5 miliar per hari. Itu artinya, pemasukan kini sekitar Rp 300 juta dan kehilangan potensi pemasukan bisa sekitar Rp 1,2 miliar per hari," ujarnya. (jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved