Breaking News:

Berita Semarang

Tertinggi di Indonesia, Jumlah ASN Pensiun Tak Sebanding Perekrutan di Kota Semarang

Jumlah ASN Pemkot Semarang dari tahun tahun terus berkurang dan disebabkan karena jumlah ASN baru tidak seimbang dengan yang pensiun.

TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Kabid Administrasi Kepegawaian BKPP Kota Semarang, Umar. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Lingkungan Pemkot Semarang terus mengalami pengurangan setiap tahun.

Bahkan, saat ini Pemkot Semarang sudah berada pada kondisi minus ASN.

Informasi itu disampaikan Kabid Administrasi Kepegawaian BKPP Kota Semarang, Umar kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (11/8/2020).

Diluncurkan, CCTV Analitics dan Semarang Satu Data, Ini Fungsi dan Tujuannya Menurut Hendi

PSIS Semarang Segera Rapat Virtual, Termasuk Bahas Nilai Kontrak Pemain Jelang Kelanjutan Liga 1

Bawaslu Kabupaten Semarang Ikut Telusuri Dugaan Mahar Politik Partai Nasdem

Peserta SKB CPNS Pemkot Semarang Disarankan Tidak Ajak Keluarga, Ini Pertimbangan BKPP

Dia menjelaskan, jumlah ASN Pemkot Semarang semakin berkurang disebabkan karena jumlah ASN baru tidak seimbang dengan yang pensiun.

Dalam satu tahun, rata-rata ada 700 orang yang masuk batas usia pensiun (BUP).

Bahkan, pada 2019, ada 724 ASN yang mengakhiri masa kerjanya.

"Se-Indonesia, Kota Semarang terbesar jumlah yang pensiun."

"Tentu kebutuhan ASN semakin tinggi," ucapnya.

Dia menyebutkan, jumlah ASN Pemkot Semarang hingga akhir Juli 2020 sebanyak 10.139 orang.

Padahal idealnya berdasarkan hitungan analisis, kebutuhan ASN di Kota Semarang mencapai 20-21 ribu orang.

Halaman
123
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved