Breaking News:

Twitter Berminat Ambil Alih TikTok

Perusahaan media sosial, Twitter Inc, ternyata secara diam-diam telah mendekati pemilik TikTok di China, ByteDance.

REUTERS/DADO RUVIC via Kontan.co.id
Aplikasi Tiktok bakal kena pajak 10 persen. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Perusahaan media sosial, Twitter Inc, ternyata secara diam-diam telah mendekati pemilik TikTok di China, ByteDance, untuk menyatakan minatnya membeli aplikasi berbagi video tersebut yang beroperasi di Amerika Serikat (AS).

Dua orang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Reuters, ketika para ahli meragukan kemampuan Twitter untuk mengumpulkan pembiayaan untuk sebuah kesepakatan potensial.

Masih jauh dari kepastian bahwa Twitter akan mampu mengalahkan Microsoft Corp dan menyelesaikan kesepakatan transformatif dalam 45 hari yang diberikan Presiden AS Donald Trump kepada ByteDance untuk menyetujui penjualan, kata sumber tersebut pada Sabtu.

Giliran Tiktok, Bakal Kena PPN 10 Persen

Begini Cara Mendapatkan Miliaran Rupiah Dari Bermain TikTok

Berita tentang Twitter dan TikTok sedang dalam pembicaraan awal dan Microsoft masih dipandang sebagai pelopor dalam penawaran untuk mengambil alih operasi aplikasinya di AS seperti telah dilaporkan sebelumnya oleh Wall Street Journal.

Twitter memiliki kapitalisasi pasar hampir US$ 30 miliar, hampir sama dengan penilaian aset TikTok yang akan didivestasi, dan perlu mengumpulkan modal tambahan untuk mendanai kesepakatan tersebut, menurut sumber tersebut.

"Twitter akan kesulitan mengumpulkan cukup dana untuk memperoleh bahkan operasi TikTok di AS. Itu tidak memiliki kapasitas pinjaman yang cukup," kata Erik Gordon, seorang profesor di University of Michigan.

"Jika (Twitter) mencoba mengumpulkan grup investor, persyaratannya akan sulit. Pemegang saham Twitter sendiri mungkin lebih suka manajemen fokus pada bisnis yang ada," tambahnya.

Salah satu pemegang saham Twitter, firma ekuitas swasta Silver Lake, tertarik untuk membantu mendanai kesepakatan potensial, salah satu sumber menambahkan.

Twitter juga secara pribadi membuat kasus bahwa penawarannya akan menghadapi pengawasan peraturan yang lebih sedikit daripada Microsoft, dan tidak akan menghadapi tekanan dari China mengingat tidak aktif di negara itu, kata sumber itu.

TikTok, ByteDance dan Twitter menolak berkomentar.

10 Mobil Bekas Pabrikan Eropa dan Amerika Serikat Seharga Dibawah Rp 100 Juta

AnTuTu Rilis Daftar 10 Ponsel Android Terkencang, Teratas Flagship yang Dibekali Snapdragon 865

TikTok mendapat kecaman dari anggota parlemen AS atas masalah keamanan nasional seputar pengumpulan data.

Awal pekan ini, Trump mengumumkan larangan transaksi AS dengan pemilik aplikasi perpesanan WeChat dan TikTok yang berbasis di China, telah meningkatkan ketegangan antara kedua negara.

Trump mengatakan minggu ini dia akan mendukung upaya Microsoft untuk membeli operasi TikTok di AS jika pemerintah AS mendapat "porsi besar" dari hasil penjualan. Dia tetap mengatakan akan melarang aplikasi populer tersebut pada 15 September.

Microsoft mengatakan pada hari Minggu bahwa pihaknya bertujuan untuk menyelesaikan negosiasi untuk kesepakatan pada pertengahan September. (*)

Artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Twitter menyatakan minatnya untuk membeli aplikasi China TikTok. 

Editor: rika irawati
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved