Breaking News:

Berita Internasional

Korban PHK Dapat Insentif Rp 5,8 Juta Tiap Pekan, Sudah Diteken Presiden Donald Trump

Korban PHK di Amerika Serikat akan mendapatkan insentif sebesar 400 dollar AS, atau setara Rp 5,8 juta (kurs Rp 14.600 per dollar AS) setiap minggunya

Editor: deni setiawan
AFP
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WASHINGTON - Para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) di Amerika Serikat akan mendapatkan insentif sebesar 400 dollar AS, atau setara Rp 5,8 juta (kurs Rp 14.600 per dollar AS) setiap minggunya.

Insentif tersebut diberikan setelah Presiden Donald Trump menandatangani keputusan pada Sabtu (8/8/2020).

Keputusan tersebut berhasil setelah pembahasan panjang antara Partai Republik dan Partai Demokrat.

Kasus Kematian Pertama Karena Covid-19 di Kulon Progo, Pasien di RS PKU Yogyakarta

Pelaku Cabuli Anak Tirinya Selama Enam Tahun, Sejak Kelas Tiga Sekolah Dasar

Partai Gerindra Masih Cari Pendamping Mirna Annisa Buat Pilkada Kabupaten Kendal

PDIP Kendal Belum Pikirkan Koalisi, Fokus Menanti Bakal Calon Hasil Rekomendasi Pusat

Itu terkait keberlanjutan program insentif Coronavirus Aid, Relief, and Economic Security Act (CARES Act).

Partai Republik menolak ide pemberian insentif sebesar 600 dollar AS per minggu yang diusung Partai Demokrat.

Namun hanya mengusulkan insentif sebesar 200 dollar AS per minggu.

Insentif sebesar 400 dollar AS per minggu merupakan titik tengah antara kedua masukan tersebut.

Hal ini juga disebut bukti nyata keseriusan pemerintah AS untuk menangani dampak perekonomian yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19.

"Kami ingin membantu rakyat kami," ujar Trump, dikutip dari Kompas.com, Minggu (9/8/2020).

Penutupan aktivitas perekonomian yang dilakukan pemerintah AS untuk meredam penyebaran Covid-19 mengakibatkan hampir 20 juta orang kehilangan pekerjaannya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved