Breaking News:

Berita Regional

Pesantren Tebuireng Tegaskan Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Para Peziarah

Pesantren Tebuireng Tegaskan Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Para Peziarah Masyarakat Umum

SURYA/Sutono
Para aktivis Jaringan Lintas Agama dan Etnis Jawa Timur saat memperingati wafatnya Gus Dur di makam areal Ponpes Tebuireng, Jombang, Minggu (23/12/2019) - Selama masa pandemi, makam Gus Dur tertutup untuk peziarah masyarakat umum. Hingga kini, akses makam Gus Dur masih tertutup untuk para peziarah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JOMBANG - Makam Presiden ke-4 Republik Indonesia KH Abduraahman Wahid (Gus Dur) selalu ramai dikunjungi para peziarah.

Namun, sela,a pandemi Covid-19, pihak Pesantren Tebuireng, menutup akses ziarah bagi masyarakat umum.

Hingg kini, Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, belum membuka akses bagi para peziarah untuk memasuki kawasan makam Gus Dur.

Kisah Gus Mus, Tiba-tiba Diajak Bicara Gus Sholah Soal Suksesi Kepengasuhan Ponpes Tebuireng

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Gus Im Adik Bungsu Gus Dur Meninggal Dunia, Dimakamkan di Jombang

Hotman Paris Hadiri Pemakaman Gus Sholah. Begini Penampilannya di Tengah Kerumunan Santri Tebuireng

Kisah Pilu Ibu di Jombang Diabaikan Petugas Rumah Sakit, Melahirkan Sendiri Bayinya Meninggal

Makam Gus Dur berada di dalam kawasan Pesantren Tebuireng, berdampingan dengan makam kakeknya, KH Hasyim Asy'ari, serta berdekatan dengan makam ayahnya, Wachid Hasyim.

Makam Presiden keempat RI itu juga berdekatan dengan makam adiknya, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah).

Sekretaris Pesantren Tebuireng Abdul Ghofar mengungkapkan, penutupan akses makam keluarga Pesantren Tebuireng dari peziarah masih belum dicabut.

Dengan demikian, masyarakat umum belum diizinkan untuk melakukan ziarah ke makam Gus Dur, maupun makam tokoh nasional yang dimakamkan di Kompleks Maqbaroh Masyayikh Tebuireng.

"Perlu kami tegaskan bahwa status penutupan akses makam untuk peziarah masih tetap berlaku, sesuai surat Pengasuh Pesantren Tebuireng Nomor 1524/I/HM 00 01/PENG/2020 tanggal 14 Maret lalu," kata Abdul Ghofar melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (8/8/2020).

Menurut dia, penegasan bahwa peziarah belum diizinkan untuk memasuki kawasan Pesantren Tebuireng perlu disampaikan kepada khalayak.

Karena, dituturkannya, ada sebagian masyarakat yang menyangka akses ke makam Gus Dur sudah dibuka.

Penutupan ini demi keselamatan dan kesehatan warga Pesantren Tebuireng, juga kesehatan para peziarah.

Saat ini, Pesantren Tebuireng masih fokus pada persiapan mengaktifkan kembali kegiatan di pesantren.

"Jadi status makam masih tetap ditutup untuk peziarah hingga ada pemberitahuan lebih lanjut."

"Kami mohon masyarakat yang hendak mendoakan Gus Dur dan masyayikh Tebuireng cukup dilakukan dari rumah masing-masing," kata dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Peziarah

Kisah Ibu Pencari Rumput di Banjarnegara, Jual Beras demi Beli Kuota: Gak Ada Kuota Gak Belajar

Segera Cair, Presiden Jokowi Teken Aturan Gaji ke-13 PNS, Berikut Rincian Besarannya

Tas Berisi Dana Desa Rp161 Juta Hilang, Dicuri dari Tempat Penitipan Barang di Toko, Terekam CCTV

KPK Buka Lowongan Juru Bicara, Tertarik? Simak Berikut Persyaratannya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved