Selasa, 9 Juni 2026

Teror Virus Corona

600 Relawan Mendaftar Uji Klinis Vaksin Sinovac Covid-19, Ada Nama Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan, dirinya siap menjadi satu di antara relawan uji klinis vaksin sinovac Covid-19, Rabu (5/8/2020).

Tayang:
Editor: rika irawati
KOMPAS.com/MUHAMAD SYAHRI ROMDHON
Ridwan Kamil menerangkan tentang persiapan dirinya mengikuti uji klinis vaksin Covid-19, sinovac asal Tiongkok, kepada Kompas.com Rabu (5/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CIREBON – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan, dirinya siap menjadi satu di antara relawan uji klinis vaksin sinovac Covid-19, Rabu (5/8/2020). Dia akan segera menjalani tes kesehatan serta penyesuaian sejumlah agenda kegiatan lain.

Pernyataan itu disampaikan Ridwan Kamil saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Cirebon. Dia menjelaskan hal tersebut di hadapan forum komunikasi pimpinan Kepala Daerah di Kota dan Kabupaten Cirebon.

"600-an relawan sedang mendaftar, kemungkinan saya sedang mempertimbangkan (jadi relawan), bila tidak ada kendalan kesehatan. Pak Gubernur juga akan jadi relawan. Syaratnya harus berdomisili dekat lokasi Bio Farma-nya," kata Emil seperti terekam dalam video Kompas.com, Rabu.

Ridwan Kamil menyebutnya, uji klinis vaksin tersebut merupakan kabar baik di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir.

Vaksin Covid-19 Siap Diuji Klinis, Berminat Jadi Relawan?

BUMN Bio Farma Siap Produksi Vaksin Covid-19, Erick Thohir: hingga 250 Juta Dosis Per Tahun

Keberadaan vaksin sangat dibutuhkan agar Covid-19 dapat teratasi dan kehidupan kembali normal.

Lebih lanjut, gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini menerangkan, sumber vaksin berasal dari empat negara yakni China, Korea, Inggris dan Indonesia.

Korea dan Inggris belum selesai tes satu dan kedua di negara sendiri. Begitu pun indonesia, yang masih dalam tahap uji klinis dan belum siap digunakan.

Vaksin yang paling siap berasal dari China yakni vaksin Sinovac. Tes dalam negeri China sudah dilakukan, dan tahap berikutnya tes di negara konsumen, yakni Indonesia.

Saat ini, vaksin tersebut sedang dipersiapkan oleh Bio Farma. Kalau tes uji klinis ini lancar, kata Emil, maka per-Januari Februari 2021, vaksin sudah bisa diberikan ke warga Jawa Barat, termasuk Cirebon.

Apabila warga semua sudah memiliki imunitas secara permanen, maka kehidupan bisa kembali normal.

Emil menerangkan, dirinya segera melakukan tes kesehatan agar dapat diketahui apakah bisa mengikuti uji klinis vaksin atau tidak.

Emil meyakini, dirinya bisa mengikuti uji klinis ini karena selama ini tidak memiliki penyakit bawaan.

Seperti diketahui bahwa Covid-19 rentan terhadap warga yang memiliki penyakit bawaan. "Saya harus periksa kesehatan dulu. Jadi, syarat menjadi relawan itu tidak ada penyakit bawaan. Kita tahu Covid-19 itu menyerang dan memperburuk orang yang punya penyakit bawaan. Perasaan saya selama ini tidak memiliki penyakit bawan. Saya cek kesehatan dulu," tambah Emil.

CEK FAKTA Klaim Vaksin Covid-19 Bisa Ubah DNA

Pertama di Dunia, Rusia Klaim Vaksin Covid-19 Berhasil Uji Klinis: Aman dan Dapat Diandalkan

Emil menekankan, dirinya merasa penting untuk mengikuti uji klinis vaksin Sinovac ini.

Dia menilai, ini sebagai bukti dan sekaligus contoh bahwa pemimpinnya berani sehingga diharapkan dapat menimbulkan keberanian untuk warganya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved