Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Namanya Juhar, Teh Daun Pucuk Olahan Tradisional Warga Desa Sodong Batang, Sudah Sampai Jakarta

Prihatin karena hanya dihargai Rp 1.500 per kilogram, guru bernama Zumrotun mengajak warga yang sebagian besar adalah petani teh untuk berinovasi.

TRIBUN BANYUMAS/DINA INDRIANI
Teh Juhar, teh lokal premium di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (2/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Selain kopi dan cengkeh, Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang juga menjadi sentra tanaman teh.

Namun, selama ini para petani menjualnya hanya dalam bentuk petik daun untuk disetorkan ke pengepul.

Prihatin karena hanya dihargai Rp 1.500 per kilogram, seorang guru bernama Zumrotun mengajak warga yang sebagian besar adalah petani teh untuk berinovasi.

Yakni belajar bersama-sama mengolah daun teh pucuk menjadi produk berkualitas premium.

Pemohon Akad Nikah Mulai Meningkat di Batang, KUA: Tetap Ada Batasan yang Wajib Dipatuhi

Bupati Batang Masih Rahasiakan Bentuk Wahana Permainan Anak di Taman Dr Sutomo

Bakal Ada Hotel dan Apartemen di Kompleks Rest Area TOD Batang, Sepaket dengan Kawasan Industri

Disdikbud Jateng Mulai Siapkan Skenario Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Meskipun pembuatan teh masih menggunakan cara tradisional, dengan teknik herbal, namun hasilnya tidak kalah dengan pabrikan.

Dari berbagai percobaan, akhirnya kini mereka bisa menjual teh dengan harga tinggi yakni Rp 85 ribu per kilogram.

"Niat awalnya memang agar teh lokal bisa naik kelas dan harganya bisa tinggi."

"Untuk bisa naik kelas kualitas produknya harus diperbaiki," tuturnya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (2/8/2020).

Menurutnya, untuk mengolah daun teh pucuk menjadi teh siap seduh kualitas premium hanya membutuhkan ketelatenan.

Karena harus melalui tahapan pemprosesan yang cukup beragam.

Proses pengolahan teh lokal premium yang masih tradisional di rumah Zumrotun, Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (2/8/2020).
Proses pengolahan teh lokal premium yang masih tradisional di rumah Zumrotun, Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (2/8/2020). (TRIBUN BANYUMAS/DINA INDRIANI)
Halaman
12
Penulis: dina indriani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved