Iduladha 2020

Batal Dikirab, Tumpeng Sembilan Tradisi untuk Hormati Walisongo Didoakan di Masjid Agung Demak

Kirab Tumpeng Sembilan sebagai bentuk penghormatan kepada walisongo yang menjadi tradisi Masjid Agung Demak menjelang Iduladha, batal digelar.

TRIBUNBANYUMAS/Ist
Acara Tumpeng Sembilan di malam menjelang Iduladha digelar di Masjid Agung Demak, Kamis (30/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Kirab Tumpeng Sembilan sebagai bentuk penghormatan kepada walisongo yang menjadi tradisi Masjid Agung Demak menjelang Iduladha, batal digelar.

Ketua Takmir Masjid Agung Demak Abdullah Syifa' mengatakan, biasanya, kirab Tumpeng Sembilan digelar dari Pendopo Kabupaten Demak menuju Masjid Agung pada malam 10 Dzulhijah atau malam menjelang Iduladha.

Sayang, pandemi corona melanda negeri ini sehingga acara-acara yang mengundang kerumunan massa dilarang. Termasuk, acara kirab Tumpeng Sembilan tersebut.

Kendati begitu, pihak Masjid Agung Demak tetap menggelar acara Tumpeng Sembilan yang dihadiri karyawan masjid dan takmir.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Bupati Demak M Natsir, Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adhittama, dan Dandim Demak Letkol Arh Mohamad Ufiz.

"Jumlah tumpeng menyesuaikan jumlah walisongo karena yang membangun masjid ini walisongo," kata Abdullah Syifa' kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (30/7/2020).

Dalam pelaksanaan tradisi Tumpeng Sembilan ini, Syifa' menjelaskan, pahala dari acara ini dipersembahkan kepada walisongo. (yun)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved