Breaking News:

Berita Semarang

Krimonolog Punya Kiat Meredam Gengster Remaja di Kota Semarang yang Kian Marak

Gangster di Kota Semarang makin menjamur, apalagi selama pandemi virus Corona ternyata banyak para gangster lebih aktif melakukan aksinya.

Editor: Rival Almanaf
Tribunbanyumas.com/ Iwan Arifianto
Kelompok Gangster Sukun Stres Semarang saat diamankan di Kantor Polsek Tembalang lantaran telah melakukan aksi penganiyaaan, Senin (6/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gangster di Kota Semarang makin menjamur, apalagi selama pandemi virus Corona ternyata banyak para gangster lebih aktif melakukan aksinya.

Mayoritas gangster di Kota Semarang memiliki akun Instagram sebagai sarana eksistensi sekaligus mencari musuh dari kelompok gangster lain.

Informasi yang dihimpun Tribunbanyumas.com, terdapat akun instagram para gangster yang hingga kini masih aktif.

Akun tersebut di antaranya Official_bangetayu, 232rayaa_official, wrkgangster, elegends242ku, pc.gading19.

Berikutnya Manunggal025Semarang, enjoynetik, kalipancur034allstar, remaja024sinting, 021officiall_, dan lainnya.

Tiga Hari Tidak Bisa Dihubungi, Tri Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Salat

Jadwal Acara TV Hari Ini Rabu 29 Juli 2020 di Trans TV, Trans 7, GTV MNCTV, RCTI, ANTV, dan Lainnya

Mau Terima Pembeli Secara Online di Kebumen, Penjual Judi Togel Hongkong Ini Ditangkap Polisi

Ditemukan 1.430 Data Pemilih Potensi Bermasalah di Purbalingga, Bawaslu: Itu Selama Proses Coklit

"Kami biasa mencari musuh lewat instagram, menantang lawan melalui direct messenger, setelah itu kami bertemu dan kegiatan itu kami siarkan langsung melalui akun instagram," ujar admin instagram gangster Sukun stress Semarang, R (13) saat di kantor Polsek Tembalang.

Aksi beringas para gangster di Semarang, terakhir dilakukan oleh gangster Sukun Stres Semarang yang menganiaya korban hingga mengakibatkan korban koma di rumah sakit selama 10 hari.

Melihat fenomena tersebut, Kriminolog Universitas Diponegoro (Undip), Nur Rochaeti mengungkapkan, dalam kajian Kriminologi ada berbagai faktor yang melatarbelakangi adanya kelompok gangster, atau kelompok kenakalan remaja yang lain untuk melakukan perilaku menyimpang atau kriminal.

Di antaranya kebutuhan dasar seperti kasih sayang, rasa aman, ekonomi, pendidikan, pengakuan yang tidak terpenuhi yang terjadi secara terus menerus.

Hal itu dapat berakibat mereka mencari aktifitas untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved