Selasa, 9 Juni 2026

Berita Batang

Dua Personel Polres Batang Pamit Gabung di Pasukan Perdamaian PBB, Ini Pesan Bupati Wihaji

Dua anggota Polres Batang, Bripka Dodi Handoko dan Briptu Gondomon, berhasil jadi pasukan perdamaian PBB Satgas Garuda Bhayangkara II FPU 12 di Sudan.

Tayang:
Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DINA INDRIANI
Bripka Dodi Handoko dan Briptu Gondomono, anggota Polres Batang, foto bersama Bupati Batang Wihaji seusai acara pamitan, Selasa (28/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Dua anggota Polres Batang, Bripka Dodi Handoko dan Briptu Gondomon, berhasil menjadi pasukan perdamaian PBB Satgas Garuda Bhayangkara II FPU 12 di Hulu Sudan Afrika.

Bripka Dodi Handoko adalah Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Limpung, sedangkan Briptu Gondomono merupakan anggota Unit Propam Polres Batang.

Sebelumnya, mereka ikut dalam seleksi pada April tahun 2019.

Mereka akan ditugaskan selama satu tahun bersama 140 pasukan dan 15 orang sebagai cadangan.

Kedua anggota terbaik Polres Batang itu akan berangkat pada 2 September 2020.

Sebelum berangkat, mereka berpamitan dengan Bupati Batang Wihaji, Selasa (28/7/2020). Keduanya bermaksud meminta dukungan dan doa kelancaran selama bertugas.

"Alhamdulillah, kami terpilih. Kami akan menjalani pelatihan tugas selama enam bulan dan akan berangkat pada 2 September 2020," tutur Bripka Dodi Handoko, di sela pamitan dengan Bupati Wihaji.

Menurut Bripka Dodi, dalam misi perdamaian PBB, mereka akan bertugas sebagai pasukan pengamanan di wilayah Sudan, dimana terjadi konflik antara warga sipil dan pemerintah yang sah.

Selain itu, juga membantu memulihkan ekonomi.

"Kami akan patroli mengamankan aset negara dan juga ikut membantu memulihkan ekonomi pemerintah Sudan," jelasnya.

Bupati Batang Wihaji memberikan apresiasi dan dukungan serta doa atas keberangkatan kedua personel terbaik Polres Batang itu.

Orang nomor satu di Kabupaten Batang itu juga tidak lupa menitipkan pesan agar keduanya mengenalkan Kabupaten Batang dan mempromosikan makanan khas.

"Saya bangga, dua personel terbaik Polres Batang menjadi pasukan perdamaian PBB untuk membawa nama baik Indonesia. Tapi, jangan lupa, nitip promosikan, emping mlinjo, madu dan batik Batang," tuturnya.

Ia juga mengatakan, selain menjadi pasukan perdamaian PBB, mereka juga memiliki misi akulturasi kebudayaan untuk berinteraksi dengan masyarakat Negara Hulu Sudan Afrika.

"Saya kira, tidak salah ikut promosikan budaya dan produk Batang yang secara tidak langsung mengenalkan Indonesia dan terpenting tidak bertentangan dengan nilai-nilai bernegara dan pemerintahan," ujarnya. (din)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved