Berita Regional

Bupati Yahukimo Tak Ngantor Selama 6 Bulan, Sekda: Ada Acara Partai, Kena Lockdown di Jakarta

Bupati Yahukimo Tak Ngantor Selama 6 Bulan, Sekda: Ada Acara Partai, Kena Lockdown di Jakarta

KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Bupati Yahukimo, Abock Busup, sudah 6 bulan terakhir tidak ngantor. Sekda beralasan, Bupati sedang ke Jakarta karena kepentingan partai, lalu tidak bisa kembali ke Yahukimo karena terkena lockdown, tak ada penerbangan untuk pulang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAYAPURA - Bupati Yahukimo, Abock Busup, sudah 6 bulan terakhir tidak ngantor dan hadir memimpin pemerintahan di kabupaten setempat.

Hal ini menjadi sorotan anggota DPRD Yahukimo, Yafet Saram.

Sekda setempat berdalih, Bupati tak bisa datang ke kantor karena terkena lockdown, saat menghadiri acara partai di Jakarta.

Hal itu, menurut Yafet, sangat disayangkan sebab Abock juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Percepatan Penanganan Covid-19 Yahukimo.

Kadisdikbud Jateng Jumeri Diminta Menteri Nadiem Jadi Dirjen PAUD-Dikdasmen, Begini Respon Ganjar

Rekor Harian Angka Kematian Covid-19, Hari Ini 139 Pasien Corona Meninggal dalam 24 Jam

Pandemi Belum Berakhir, Jokowi Bubarkan Gugus Tugas Covid-19, Bagaimana Nasib Penanganan Corona?

Elektabilitas Ganjar Jadi Presiden di Survei Tinggi, Begini Respon Sekjen PDI Perjuangan

"Bupati sampai hari ini sudah enam bulan ada di Jakarta sedang mengurus partainya, karena kami Yahukimo salah satu kabupaten yang mengikuti pilkada."

"Tapi kemudian beliau menjabat sebagai tim gugus dan hal ini buat kami mengkhawatirkan," kata Yafet melalui sambungan telepon, Rabu (22/7/2020).

Yafet juga menyoroti anggaran penanganan Covid-19 di Yahukimo yang dinilai tidak rasional.

Sebab, anggaran penanganan Covid-19 mencapai Rp130 miliar.

Jumlah itu, kata dia, diajukan dalam dua tahap, Pemkab Yahukimo telah mengajukan anggaran Rp70 miliar pada tahap pertama.

"Kita tahu angaran R 70 miliar itu dari media, tapi penyampaian bupati ke kami itu berbeda dan penyampaian yang Rp130 miliar itu dilakukan tidak secara hormat hanya melalui WA (WhatsApp)."

"Pada tahap pertama itu Rp 70 miliar lalu kedua Rp 60 miliar," kata Yafet.

Menurut dia, jumlah anggaran itu tak masuk akal karena Yahukimo belum masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.

"Kami kesal Bupati mengambil angaran Rp130 miliar itu pakai dasar hukum apa dan berdasarkan persetujuan siapa, karena Yahukimo sendiri zona hijau," kata Yafet.

Pekerjaan terhambat

Ketidakhadiran Bupati Abock membuat pekerjaan anggota DPRD Yahukimo tertunda.

Yafet bersama 27 anggota DPRD Yahukimo lain telah dilantik pada 18 Mei 2020.

Tapi, mereka belum bisa menyusun perangkat dewan karena Bupati Abock tak berada di tempat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved