Berita Solo
Seorang Pimpinan Rektorat Terpapar Corona, UNS Solo Tutup Sementara Kantor Pusat
Kantor pusat serta beberapa area publik di kawasan Kampus Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo ditutup sementara.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Kantor pusat serta beberapa area publik di kawasan Kampus Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo ditutup sementara.
Pernyataan itu disampaikan langsung Rektor UNS Jamal Wiwoho saat konferensi pers secara daring, Selasa (21/7/2020).
Dia menjelaskan, penutupan beberapa lokasi tersebut dilakukan seusai diketahui seorang pimpinan rektorat UNS Solo terkonfirmasi positif terpapar virus Covid-19.
"Ada salah satu pimpinan, hasil swabnya positif. Oleh karena itu, kami ambil langkah cepat. Senin (20/7/2020) pagi, kantor pusat, auditorium, rumah dinas UNS, disemprot (desinfektan)," kata Jamal.
Kebijakan penutupan beberapa lokasi tersebut dilakukan mulai Senin (20/7/2020) hingga Kamis (23/7/2020).
Namun, kaitannya dengan pelayanan vital, masih bisa dilakukan di kantor.
Selain kantor pusat, fasilitas umum semisal arena olahraga, tempat ibadah semua agama, dan tempat rekreasi, juga ditutup.
Sebelumnya, pihaknya menghadiri acara workshop serta jalinan kerja sama antara UNS dengan tim dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di satu hotel di Kota Solo, Selasa (14/7/2020) lalu.
Selang beberapa hari, tepatnya Kamis (16/7/2020) sore, pihaknya mendapatkan informasi ada seorang dari rombongan tim Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.
"Kami segera konsolidasi dengan teman-teman agar mengikuti tes swab. Jumat (17/7/2020), mengikuti swab dan sudah mengetahui hasilnya. Alhamdulillah, saya dan pimpinan hasilnya negatif. Tapi Minggu (19/7/2020), kami memperoleh informasi, satu pimpinan hasil swabnya positif," ujarnya.
Jamal menambahkan, pihaknya telah menyiapkan rumah singgah yang diberi nama Gedung Medical Education Reseach Centre (MER-C).
Rumah singgah yang berada di belakang rumah sakit UNS itu memiliki kapasitas 60 tempat tidur.
"Jumlah pasien positif Covid-19 di Soloraya akhir-akhir ini mengalami kenaikan. Maka dari itu, kami dari UNS, menyiapkan rumah singgah untuk merawat sivitas akademika UNS yang positif Covid-19 tanpa gejala," ungkapnya.
Rumah sakit UNS menerima 25 pasien positif Covid-19 dari RSUD Dr Moewardi pada 11-12 Juli 2020 lalu.
Pasien yang menjalani isolasi tersebut terdiri dari residen, dokter spesialis, dan tenaga administrasi.
"Pagi ini, kami mendapat informasi dari RS UNS, hingga saat ini, merawat 72 pasien, yang terdiri dari 67 positif Covid-19 dan lima pasien masih menunggu hasil swab. Karena cukup banyak maka para pasien ditempatkan di bangsal khusus Covid-19 dengan kapasitas 80 tempat tidur. Pasien tersebut terdiri dari tenaga kesehatan dan umum," ujarnya. (ais)