Breaking News:

Berita Nasional

Presiden Jokowi Hapus 18 Lembaga Tidak Produktif dalam Waktu Dekat, Apa Saja Daftarnya?

Presiden Jokowi Hapus 18 Lembaga Tidak Produktif dalam Waktu Dekat, Apa Saja Daftarnya?

Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko 'Jokowi' Widodo, saat dalam sidang kabinet di Istana Negara, Kamis (18/6/2020) - Presiden Jokowi mengungkapkan akan menghapus 18 lembaga/komisi dalam waktu dekat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Saat ini, terdapat 96 lembaga/komisi yang dibiayai menggunakan uang negara yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sebagian lembaha tersebut dinilai tidak produktif dan hanya 'menghabiskan' uang negara.

Karena itu, dalam waktu dekat Presiden Joko Widodo akan menghapuskan 18 lembaga di antaranya.

Kendati demikian, Presiden Jokowi tak merinci apa saja 18 lembaga/komisi yang bakal segera dihapuskannya itu.

Adik Ipar Ganjar Tantang Petahana dalam Pilbup Purbalingga, PKB Berikan Rekomenadsi Paslon Oji-Jeni

Dua Pria Berseragam TNI Ratusan Kali Merampok, Berakhir di Bandung setelah Kaki Ditembak Polisi

Terungkap, Ahli Epidemiologi Minta Pemerintah Hentikan Rapid Test: Gak Ada Guna, Stop Sama Sekali

Ombudsman Jateng Ungkap Rapid Test Jadi Lahan Bisnis untuk Keuntungan Segelintir Oknum

"Dalam waktu dekat ini ada 18 (yang akan dihapuskan)," kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/7/2020) sebagaimana dikutip Tribunnews.com.

Menurut Presiden Jokowi, penghapusan lembaga itu dilakukan untuk mengurangi beban anggaran negara di tengah pandemi virus corona Covid-19.

Dengan begitu, biaya yang semula dihabiskan untuk lembaga yang tidak produktif itu dapat dialihkan untuk hal yang lebih penting.

Meski demikian, fungsi dan wewenang yang semula dikerjakan oleh lembaga itu akan diserahkan kepada kementerian terkait.

"Semakin bisa kita kembalikan anggaran, biaya."

"Kalau pun bisa kembalikan ke menteri kementerian, ke Dirjen, Direktorat, Direktur, kenapa kita harus pakai badan-badan itu lagi, ke komisi-komisi itu lagi," kata dia.

Presiden Jokowi berharap dengan semakin rampingnya pemerintahan, akselerasi dalam bekerja semakin cepat.

Halaman
123
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved