Breaking News:

Berita Banyumas

Omset Pedagang Merosot hingga 70 Persen, Dampak Penutupan Pasar Wage Purwokerto Selama 3 Hari

Omset Pedagang Merosot hingga 70 Persen, Dampak Penutupan Pasar Wage Purwokerto Selama 3 Hari

TribunBanyumas.com/Permata Putra Sejati
KOSONG dan SEPI - Warga melintas di Pasar Wage Purwokerto, pada Selasa (14/7/2020). Paasr Wage Purwokerto ditutup selama 3 hari, setelah 5 pedagang di sana dinyatakan positif Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemkab Banyumas menutup sementara Pasar Wage Purwokerto, selama tiga hari untuk proses sterilisasi.

Penutupan Pasar Wage Purwokerto ini tentu berdampak terhadap omset para pedagang

Kepala UPTD Pasar Wilayah 1 Purwokerto, Arif Budiman, mengatakan omset pedagang menurun antara 30 persen - 70 persen.

"Di mana penurunan yang lantai 2 Pasar Wage mencapai 30 persen."

"Sementara lantai bawah atau lantai 1 bisa mencapai 70 persen."

Hari Pertama Penutupan Pasar Wage Purwokerto, Bupati Banyumas: Semua Pedagang Wajib Ikut Swab Test

1 Pedagang Pasar Manis Purwokerto Positif Covid-19, 40 Orang Harus Ikut Swab Test Lanjutan

7 Pasien Meninggal, Jangan Lupakan DBD di Banyumas, hingga Kini Total Ada 277 Kasus

Pasar Wage Purwokerto Ditutup 3 Hari, 5 Pedagang Positif Covid-19, Diketahui saat Tes Swab Massal

"Terutama pedagang buah yang juga sangat terkena dampaknya," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (14/7/2020).

Arif mengatakan omset para pedagang baju saja menjelang lebaran bisa mencapai rata-rata Rp10 juta per hari.

Namun karena corona jelas omset mereka semua turun, apalagi pasar saat ini tutup selama tiga hari.

Pihaknya mengatakan jika lantai 2 Pasar Wage Purwokerto terdapat 103 kios pedagang.

Sementara pedagang yang ada di dalam ada sekitar 633 orang dan transaksi terjadi siang hingga malam.

Halaman
1234
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved