Breaking News:

Liputan Khusus

Budreg Habiskan Rp150 Juta untuk Pasang Togel, Judi Toto Gelap Tak Ada Matinya, Justru Kian Marak

Habiskan Rp150 Juta untuk Pasang Togel, Judi Toto Gelap Tak Ada Matinya, Justru Kian Marak dan terbuka, banyak kios di pinggir jalan jajakan togel

Editor: yayan isro roziki
istimewa/net.
Ilustrasi toto gelap alias togel - Judi togel seolah tiada matinya. Seorang penggila togel bahkan rela menghabiskan uang Rp50 juta untuk adu peruntungan memasang nomor togel. Di tengah pandemi Covid-19, peredaran togel makin marak dan terbuka. Kios-kios pinggir jalan pun seolah bebas menjajakannya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Seorang penggila togel rela menghabiskan uang hingga Rp150 juta untuk  mencoba peruntungan tembus seri 2 nomor, 3 nomor, hingga 4 nomor.

Judi toto gelap alias togel seolah tak ada matinya. Sejak puluhan tahun hingga kini masih terus eksis.

Terlebih, saat pandemi Covid-19 ini melanda, togel makin merajalela.

Bahkan pengecer togel berani buka loket penjualan di pinggir jalan. Selain itu, ada juga orang keliling kampung untuk ambil uang pemesan nomor setelah japri melalui WA atau SMS.

"Sekarang malah sepi tapi bukan karena susah cari konsumen. Tapi karena orang (pengecer) pada banting harga dan mau ambil uang ke rumah-rumah pembeli."

Cucu Gantung Diri di Tembalang Semarang, Kakek Ikut Meninggal Dunia

Maraknya Judi Togel di Banyumas Resahkan Masyarakat, Polisi: di Jatilawang Kami Tangkap Bandarnya

Pengecer Togel Hongkong Ditangkap, Kapolres Kebumen: Mereka Gunakan Pola Jaringan Terputus

Berita Duka Artis, Ayah Ivan Gunawan Meninggal: Minta Pengertiannya, Saya Sedang Berduka

"Itu saking banyaknya pengecer HK, makanya mereka berani ambil persenan dikit," kata Sugar (nama samaran) pengepul togel di daerah Pedurungan.

Jika biasanya pengecer mendapat keuntungan dari penjualan atau pembelian 20 persen. Saat ini karena saking banyaknya pengecer, ada yang hanya ambil 10 persen demi persaingan merebut konsumen.

Dulu pembeli diam di rumah sudah ramai orang berdatangan sore hari. Tapi sekarang karena banyak saingan, pengecer datang ke rumah pembeli untuk ambil uang. Pesanan nomor togel malalui WA atau SMS.

Ditemui Tribun Jateng, seorang penggila judi, Budreg (bukan nama sebenarnya) mengaku sudah 11 tahun gila togel.

"Kalau dihitung-hitung ya sudah ada 11 tahun. Kalau dirupiahkan mungkin saya sudah mengeluarkan uang Rp 150 jutaan," kata Budreg.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved