Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Pupuk Bersubsidi Makin Langka di Kendal, Petani Siasati Bikin Racikan Bumbu Penyedap Rasa

Keterbatasan pupuk bersubsidi lantaran adanya pengurangan jatah dari Kementerian Pertanian (Kementan) mulai dirasakan para petani di sejumlah daerah.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
SEMPROT TANAMAN: Seorang petani di Kabupaten Kendal menyemprotkan obat pengusir hama yang menyerang tanaman padinya, Minggu (12/7/2020). 

"Diatur penggunaanya, secukupnya saja," ujarnya.

Sementara itu, data yang dihimpun Tribunbanyumas.com, alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Kendal mengalami penurunan 20-25 persen.

Pada jenis pupuk urea kebutuhan berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sebesar 33.189 ton.

Namun pada 2020 hanya dipasok 20.700 ton dan hanya terealisasi hingga Mei 2020 atau 66 persen sekira 13.581 ton.

Jumlah tersebut mengalami penurunan hingga 4 ribu ton.

Pupuk bersubsidi jenis SP-36 dari jumlah kebutuhan mencapai 13.218 ton hanya dialokasikan 3.013 ton dan baru terealisasi 2.606 ton.

Sedangkan jenis pupuk ZA juga mengalami penurunan 2.000 ton dari jumlah alokasi 2019 sebesar 6.850 ton.

Dan jenis pupuk organik juga mengalami penurunan hingga 1.158 ton.

Hanya pupuk jenis NPK yang mengalami kenaikan sekira 3.000 ton dari alokasi 2019.

Adanya keterbatasan pupuk bersubsidi itu juga menghambat program pemerintah untuk meningkatkan produksi hasil pertanian.

Termasuk program dalam rangka menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Sementara di Kabupaten Kendal menjadi satu di antara jumlah petani yang menggantungkan kehidupan dari hasil tani.

Tercatat Kabupaten Kendal memiliki luas lahan pertanian mencapai 121.126,12 hektare dengan jumlah petani penerima pupuk bersubsidi mencapai 73.293 orang. (Saiful Ma'sum)

Breaking News: Kompleks Pasar Wage Purwokerto Ditutup Tiga Hari, Berlaku Mulai Selasa

Sekolah Terlanjur Tarik Pungutan, Bupati Banyumas: Harus Dikembalikan ke Orangtua Siswa

Sekolah Negeri Maupun Swasta Terapkan Pembelajaran Daring, Ini Pertimbangan Bupati Banyumas

29 SMP Negeri di Purbalingga Masih Kurang Siswa, Solusi Dindikbud: Boleh Buka Pendaftaran Offline

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved