Breaking News:

Liga 1 2020

Bruno Silva Blak-blakan, Rutin Tiap Minggu Cukur Rambut, Ini Alasan Bomber PSIS Suka Tampil Plontos

Salah satu alasan Bruno Silva karena mengidolakan pemain legendaris asal Brasil, Ronaldo Nazario Delima de Lima.

Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
DOKUMENTASI - Saat Bruno Silva merayakan gol ke gawang Borneo FC, belum lama ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Bomber PSIS Semarang asal Brasil, Bruno Silva membeberkan alasannya selalu mempertahankan gaya kepala botaknya sejak berkostum tim Mahesa Jenar pada 2018 lalu.

Pertanyaan selalu pede dengan penampilan tanpa satupun rambut di kepalanya itu juga merupakan pertanyaan fans.

Untuk kemudian secara blak-blakan dijawab Bruno Silva melalui YouTube official PSIS Semarang pada Sabtu (11/7/2020).

Menurut Bruno Silva, tak pernah mengganti gaya penampilan botaknya itu sejak pada 2010 lalu.

Oktober Dimulai Lagi, PSIS Semarang Belum Kumpulkan Pemain, Ini Alasan Manajemen

Ini Empat Regulasi Baru Jelang Bergulirnya Kembali Liga 1 2020

Jangan Sampai Kena Offside, Saran Kemenpora Bila Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Dilanjutkan

Kiper PSIS Semarang Ini Sering Kerjai Wasit, Penampilannya Juga Mirip Virgil Van Dijk

Apa alasannya?

Pemain berusia 29 tahun ini mengatakan, salah satu alasannya adalah karena ia mengidolakan pemain legendaris asal Brasil, Ronaldo Nazario Delima de Lima.

Agar tetap tampil botak sempurna, Bruno yang mendapat nama unik, Bocin alias Botak Licin di kalangan suporter ini mengaku rutin memotong rambut tiap satu minggu sekali.

"Setiap minggu saya cukur dan karena saya juga suka dengan striker Timnas Brasil dahulu, Ronaldo Nazario."

"Dia juga pemain botak dan penampilannya luar biasa," kata Bruno Silva kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (12/7/2020).

Ia menambahkan, dengan penampilannya tersebut ia jadi lebih berhemat shampo.

"Saya suka botak, tidak beli sampo, sabun," katanya.

Ia mengatakan, faktor keturunan juga mempengaruhi dirinya memilih gaya botak.

"Saya memilih kepala benar-benar botak sejak 2010."

"Karena memang faktor keturunan juga, ayah saya, saudara saya botak juga."

"Mulai 2010 saya tidak pernah lagi menumbuhkan rambut," ungkap Bruno Silva.

Adapun saat ini, Bruno Silva beserta keluarganya sedang berada di Brasil.

Dia baru saja meninggalkan Kota Semarang setelah berbulan-bulan menjalani physical distancing di Semarang. (F Ariel Setiaputra)

Ini Sembilan Destinasi Wisata di Kabupaten Banyumas yang Sudah Boleh Buka

Ketahuan Pergi Tak Gunakan Masker, Warga Diwajibkan Ikuti Tes Swab di Banyumas

Kolam Renang Belum Boleh Dibuka, Dinporabudpar Banyumas Sebut Rentan Penularan Covid-19

Sekolah Negeri Maupun Swasta Terapkan Pembelajaran Daring, Ini Pertimbangan Bupati Banyumas

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved