Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Pensiunan PNS Tak Bisa Cairkan Tabungan Rumah, BKD Jateng Minta Maaf Karena Hal Ini

Seorang pensiunan PNS di Kota Semarang, Sulastri (61) menuturkan sudah setahun setelah pensiun yakni Juni 2019 belum menerima tabungan rumah itu.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
Tribunnews.com
ILUSTRASI Gaji PNS dipotong tiap bulan untuk tabungan perumahan rakyat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Para pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) tidak bisa cairkan tabungan rumahnya.

Padahal, setiap bulan saat masih aktif bekerja mereka menyisihkan uang dengan potong gaji untuk membayar iuran ini.

Seorang pensiunan PNS di Kota Semarang, Sulastri (61) menuturkan sudah setahun setelah pensiun yakni Juni 2019 belum menerima tabungan rumah itu.

80 Persen Orangtua di Kabupaten Semarang Ingin Sekolah Laksanakan Lagi Belajar Tatap Muka

Kerawanan Pilkada Kabupaten Semarang Meningkat, Urutan Keenam di Jateng, Ini Kata Bawaslu

Izin Usaha Habis Februari, Belasan Tempat Karaoke Masih Buka di Kota Tegal

Ratusan Polisi Bikin Surat Pengakuan Dosa, Kapolda Sumsel: Mereka Akui Aktif Gunakan Narkoba

"Seharusnya tidak lama setelah pensiun bisa ditransfer lewat rekening."

"Sampai saat ini belum masuk."

"Cuma pensiunan setiap bulan yang masuk," ucapnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (7/7/2020).

Meskipun bernama tabungan rumah, Sulastri tidak mengambil unit rumah setelah pensiun.

Dia lebih memilih uang tunai dari hasil dipotong gaji tiap bulan itu.

Menurutnya, PNS angkatan sebelumnya persis yang sudah pensiun terlebih dahulu justru sudah cair.

"Saya sudah kontak Bapertarum (Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan) yang menangani tabungan perumahan."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved