Breaking News:

New Normal Banyumas

Objek Wisata Milik Pemkab Banyumas Belum Siap Dibuka, Masih Tunggu Aplikasi Pendukung

Pembukaan objek wisata pihak swasta lebih mudah ketimbang milik Pemkab Banyumas. Jika pemkab harus jelas dalam pengelolaan keuangannya.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Taman Kota Andhang Pangrenan Purwokerto masih ditutup, Selasa (7/7/2020). Hal itu dikarenakan Pemkab Banyumas masih menunggu selesainya aplikasi pendukung dalam sistem pembayaran non tunai. 

Yaitu Hutan Limpakuwus dan Wisata Offroad Kabupaten Banyumas.

Kesepuluh tempat wisata yang akan dibuka kembali adalah tempat wisata milik swasta dan desa wisata.

"Verifikasi sudah selesai. Ada sekira 10 tempat wisata yang akan dibuka."

"Kami tidak hafal mana saja, yang jelas ada beberapa di daerah kota seperti The Village dan desa-desa wisata di Banyumas," imbuhnya.

Sementara Lokawisata Baturraden, dan tempat wisata milik Pemkab Banyumas lainnya belum dibuka karena masih menunggu kesiapan aplikasi pendukung.

Kesiapan aplikasi pendukung itu melibatkan beberapa pihak sepeti Kominfo, Bank Jateng, dan BKAD Kabupaten Banyumas.

"Kalau swasta mungkin sudah tidak masalah penyetorannya bagaimana, pembayarannya bagaimana."

"Misalnya ingin tidak jadi dan minta kembali itu kalau swasta gampang."

"Kami di Pemda, pengunjung kalau sudah bayar, sudah masuk kas daerah kan keluarnya harus proses juga," tegasnya. 

Dinporabudpar Kabupaten Banyumas memberikan kesempatan kepada para pengelola objek wisata swasta di Banyumas agar mengajukan diri untuk diverifikasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved