Breaking News:

Teror Virus Corona

Delapan Tenaga Kesehatan Positif Corona di Banyumas, Bupati Achmad Husein: Hasil Tes Swab Massal

Delapan tenaga kesehatan tersebut dinyatakan positif corona adalah hasil dari penelusuran Pemkab Banyumas melalui swab massal yang dilakukan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan

Husein menargetkan dapat mengambil sampel swab terhadap 24.000 orang.

"Hasilnya masih diolah Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas."

"Kalau sudah lengkap akan kami umumkan," kata Husein.

Belum Jelas Kapan Cairnya, Insentif Tenaga Medis dalam Kasus Covid-19 di Kabupaten Purbalingga

TNI Bersama Warga Akhirnya Robohkan Rumah Nenek Tuna Netra di Pucungbedug Banjarnegara

Ibu Muda Bunuh Bayi Baru Lahir, Dibekap Lalu Disimpan di Lemari, Setelahnya Dibuang ke Sungai

Kondisi lapangan futsal yang dijadikan tempat karantina di kompleks GOR Satria Purwokerto masih sepi, belum ada aktivitas di sana pada Selasa (7/7/2020).
Kondisi lapangan futsal yang dijadikan tempat karantina di kompleks GOR Satria Purwokerto masih sepi, belum ada aktivitas di sana pada Selasa (7/7/2020). (TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI)

Pendatang Wajib Tes Swab dan Karantina di GOR Satria Purwokerto

Di sisi lain, Pemkab Banyumas juga mewajibkan warga atau pendatang dari luar kota untuk menjalani karantina di GOR Satria Purwokerto mulai Selasa (7/7/2020).

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, saat menjalani karantina warga diwajibkan menjalani tes swab.

"Begitu masuk Banyumas, akan kami swab."

"Pihak RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto bisa bantu, biasanya satu atau dua hari selesai."

"Maksimal tiga hari selesai (sudah ada hasilnya)," kata Husein, Senin (6/7/2020).

Warga dengan hasil swab negatif, kata Husein, akan dipulangkan.

Sedangkan bagi warga dengan hasil swab positif akan dirujuk ke rumah sakit atau diisolasi di tempat karantina di Baturraden apabila masuk kategori orang tanpa gejala (OTG).

Untuk itu, Husein meminta masyarakat untuk turut serta mengawasi kedatangan orang dari luar kota.

"Seperti dahulu saat menjelang Lebaran, desa memantau kedatangan orang."

"Yang tahu kan RT, RT melapor nanti kami jemput, persis seperti dahulu berdasarkan laporan gugus tugas tingkat RT," ujar Husein.

Husein mengatakan, akan segera mengumpulkan para camat dan kepala desa untuk memfungsikan kembali gugus tugas di tingkat RT.

"Jadi nanti hidup lagi penolakan mandiri dari warga."

"Kepala desa supaya menghidupkan kembali gugus tugas tingkat RT," kata Husein.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Banyumas kembali memfungsikan GOR Satria Purwokerto sebagai tempat karantina bagi warga atau pendatang dari luar kota.

Husein mengatakan, kebijakan tersebut diambil karena dalam dua hari terakhir terdapat penambahan lima kasus positif virus corona (Covid-19).

Berdasarkan hasil tracing terhadap pasien tersebut, sebagian besar memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau luar pulau. (Permata Putra Sejati/Kompas.com)

Tahun Ini Tidak Ada Seleksi CPNS, Wisnu Zaroh: Kami Berharap Masih Ada di Jateng

Pensiunan PNS Tak Bisa Cairkan Tabungan Rumah, BKD Jateng Minta Maaf Karena Hal Ini

Izin Usaha Habis Februari, Belasan Tempat Karaoke Masih Buka di Kota Tegal

Cerita Pedagang GOR Satria Purwokerto: Makin Sepi Pengunjung, Pendapatan Terus Menurun

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved