Berita Pendidikan

80 Persen Orangtua di Kabupaten Semarang Ingin Sekolah Laksanakan Lagi Belajar Tatap Muka

Apabila ingin anaknya mengikuti pembelajaran secata tatap muka di sekolah, harus ada konsekuensinya bagi orangtua di Kabupaten Semarang.

Penulis: akbar hari mukti | Editor: deni setiawan
PEMKAB SEMARANG
Pengecekan SMP di Kabupaten Semarang oleh Komisi D DPRD Kabupaten Semarang, beberapa waktu lalu. 

Dia pun mengatakan kemungkinan hanya sekolah yang berada di dua kecamatan yang bisa menerapkan pembelajaran secara tatap muka.

Yakni di Kecamatan Bancak dan Pabelan."

"Sebab dua kecamatan lainnya di Kabupaten Semarang berstatus zona merah corona."

"Kalau memang di kelurahan dan kecamatan itu zona merah maka tidak kami rekomendasikan."

"Kalau sekolah swasta sudah siap semua menggunakan sistem shift yang sama," papar dia.

Ia mengatakan, dalam pengecekan itu pihaknya berkoordinasi dengan Disdikbudpora dan Dinkes Kabupaten Semarang.

Hal itu terutama agar Dinkes juga mengecek kesiapan alat kesehatan di sekolah yang ada.

Sedangkan pengecekan untuk sekolah dasar (SD) di Kabupaten Semarang, ia menjelaskan pihaknya belum merekomendasikan terlebih dahulu.

"Nanti kami evaluasi setelah pelaksanaan tatap muka untuk SMP."

"Namun kami perkirakan untuk SD kami perkirakan Desember 2020."

"Sedangkan untuk TK menyusul," jelasnya.

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo mengatakan, saat ini SMP di Kabupaten Semarang secara umum sudah mempersiapkan normal baru di sekolah.

Contohnya terkait alat-alat protokol kesehatan.

"Nanti yang mengizinkan apakah sekolah itu layak melakukan pembelajaran tatap muka yakni Pemkab Semarang melalui Disdikbudpora," paparnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved