Breaking News:

Berita Pendidikan

80 Persen Orangtua di Kabupaten Semarang Ingin Sekolah Laksanakan Lagi Belajar Tatap Muka

Apabila ingin anaknya mengikuti pembelajaran secata tatap muka di sekolah, harus ada konsekuensinya bagi orangtua di Kabupaten Semarang.

PEMKAB SEMARANG
Pengecekan SMP di Kabupaten Semarang oleh Komisi D DPRD Kabupaten Semarang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - 80 persen orangtua siswa ingin anaknya mengikuti pembelajaran di sekolah secara tatap muka di Kabupaten Semarang

Data itu didapatkan seusai Komisi D DPRD Kabupaten Semarang mengecek 30 SMP di Kabupaten Semarang sejak minggu lalu.

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi D DRPD Kabupaten Semarang, Joko Sriyono kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (7/7/2020).

Kerawanan Pilkada Kabupaten Semarang Meningkat, Urutan Keenam di Jateng, Ini Kata Bawaslu

SMA Ibu Kartini Semarang Setop Terima Siswa Baru, Soekrismanto: Sepi Peminat, Dampak Aturan Zonasi

17 Kecamatan Berzona Merah di Kabupaten Semarang, Mundjirin: Kalau Ditegur Ada Saja Alasannya

30 ASN Pemprov Jateng Tertular Covid-19, Status OTG dan Jalani Isolasi di Hotel Kesambi Semarang

"Nyaris semua mengizinkan anaknya ikut pembelajaran tatap muka di sekolah."

"Ternyata setelah kami tanyakan, ternyata di rumah mereka jenuh," paparnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (7/7/2020).

Ia pun memaparkan sudah menyampaikan ke orangtua siswa, apabila ingin anaknya mengikuti pembelajaran secata tatap muka di sekolah, harus ada konsekuensinya.

Seperti orangtua siswa wajib mengantar-jemput anaknya.

Juga, mereka harus membuat surat pernyataan kesediaan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.

"Konsekuensinya seperti itu. Jangan sampai naik angkutan umum dahulu, juga harus buat surat pernyataan," papar dia.

Dalam pengecekan terhadap 30 sekolah di Kabupaten Semarang itu, Joko Sriyono menjelaskan, ada beberapa tahapan sebelum sekolah dinilai layak untuk pembelajaran tatap muka.

Halaman
1234
Penulis: akbar hari mukti
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved