Breaking News:

Teror Virus Corona

17 Kecamatan Berzona Merah di Kabupaten Semarang, Mundjirin: Kalau Ditegur Ada Saja Alasannya

Beberapa kasus positif corona di Kabupaten Semarang diklaim Bupati Semarang Mundjirin dikarenakan mereka yang terjangkit bekerja di tempat lain.

TRIBUN BANYUMAS/AKBAR HARI MUKTI
Bupati Semarang, Mundjirin. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Bupati Semarang Mundjirin meminta masyarakat Kabupaten Semarang patuhi protokol kesehatan di masa pandemi virus corona.

Hal itu disebabkan saat ini nyaris semua kecamatan di Kabupaten Semarang masuk dalam zona merah Covid-19.

"Dari 19 kecamatan, hanya Kecamatan Pabelan dan Bancak yang terpantau tidak zona merah."

"Kami minta jangan kendor menerapkan protokol kesehatan," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (2/7/2020).

Bupati Gerebek Tempat Hiburan Malam di Banyumas, Achmad Husein: Hari Ini Langsung Berikan SP2

Dua Warga Wangon Positif Corona, Dinkes Banyumas: Hasil Rapid Test Mandiri di Laboratorium Prodia

Kantor Desa Rabak Digeruduk Warga, Kades Tak Bisa Dihubungi, Dugaan Penyelewengan Tiga Sumber Dana

Begini Cara Urus Surat Keterangan Bebas Covid-19, Berikut Biaya Mandiri di Rumah Sakit

Dia menilai, masih banyak warganya yang positif corona disebabkan kesadaran masyarakat masih rendah.

Di antaranya ia selalu menemui warga tak menggunakan masker di setiap tempat di Kabupaten Semarang yang dikunjungi.

"Penerapan new normal artinya bukan normal kembali."

"Penerapan new normal itu masyarakat menerapkan kenormalan baru."

"Seperti rajin mencuci tangan, pakai masker, tak berkerumun," jelas dia.

Dia pun beberapa contoh kurangnya kesadaran masyarakat Kabupaten Semarang menerapkan protokol kesehatan.

Halaman
123
Penulis: akbar hari mukti
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved