Breaking News:

Berita Purbalingga

Polres Purbalingga Tangkap Bandar Judi Togel di Rembang, Polisi: Berawal dari Keresah Masyarakat

Polres Purbalingga Tangkap Bandar Judi Togel di Rembang, Polisi: Berawal dari Keresah Masyarakat

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: yayan isro roziki
Istimewa
Petugas Satreskrim Polres Purbalingga, sedang memeriksa pengecer dan bandar judi togel, yang ditangkap di Kecamatan Rembang. 

"AR ini merupakan penjual togel eceran yang menyetorkan hasil penjualannya kepada MJ. Tersangka AR kemudian menyetor hasil penjualan kepada MJ dengan komisi sebesar 10 persen dari total hasil penjualan setiap malam."

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Jajaran Polres Purbalingga menangkap bandar dan penjual toto gelap (togel) di Desa Makam, Kecamatan Rembang.

Pelaku yang ditangkap yaitu AR (56) sebagai penjual, dan MJ (35) selaku bandar.

Selain itu polisi menyita barang bukti yang ada di lokasi penangkapan.

Kasatreskrim Polres Purbalingga, AKP Meiyan Priyantoro mengatakan pengungkapan judi togel berawal adanya laporan masyarakat.

Seloroh Jenderal Idham Aziz: Saya Agak-agak Goblok, Biarpun Saya Goblok Saja Jadi Kapolri . . .

Menghilang saat Warga Geruduk Balai Desa, Kades Rabak: Ada Provokator, Arahan Camat Tak Saya Temui

Terungkap Motif Aksi Bakar Mobil Via Vallen, Pelaku Fans Berat Sakit Hati Tak Bisa Ketemu Idola

Sempat Syuting 150 Judul Film, Pak Bhabin Bripka Herman Tak Berniat Tinggalkan Profesi Polisi

Menurut dia, masyarakat resah atas maraknya judi togel di wilayah mereka.

Atas laporan tersebut pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi tersangka.

"AR tertangkap saat sedang menjual kupon togel di rumahnya. Kami juga menyita barang bukti tersebut," jelasnya, Rabu (1/7/2020).

Setelah itu, kata dia, aparat melakukan pengembangan dan menangkap MJ selaku bandar yang berada tidak jauh dari rumah AR.

"AR ini merupakan penjual togel eceran yang menyetorkan hasil penjualannya kepada MJ," ujarnya.

Menurutnya, AR mengaku menjual togel sejak tiga bulan yang lalu. Omset yang didapat bervariasi bahkan hingga lebih dari Rp150 ribu perhari.

"Tersangka AR kemudian menyetor hasil penjualan kepada MJ dengan komisi sebesar 10 persen dari total hasil penjualan setiap malam," tutur dia.

Ia mengatakan dari para tersangka diamankan barang bukti berupa uang pasangan togel sebesar Rp45 ribu.

Satu buku tulis untuk rekapan togel, selembar kertas bertuliskan angka pasangan togel, selembar kertas untuk merumus togel, satu bolpoin, dua buah handphone dan satu kartu ATM.

"Kepada para tersangka dikenakan persangkaan pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman maksimal sepuluh tahun penjara," pungkasnya. (*)

Jateng Terima Bantuan 1 Unit Mobil PCR, Dinkes: untuk Masifkan Pemeriksaan di Daerah Terpencil

Asyik Selfie Rizki Tiba-tiba Hilang, Tak Sadar Digulung Ombak Besar di Pantai Jetis Nusawungu

Umpankan Dua Gadis Bau Kencur Cari Kenalan di Medsos, Modus Pemerasan Geng Remaja di Wonosobo

Pemkab Banyumas Gelar Swab Test Massal Selama 20 Hari, Simak Jadwal Berikut Ini

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved