Berita Semarang

Hendi: Jangan Khawatir Gelar Acara Pernikahan di Kota Semarang, Syaratnya Bila Mau Ikuti Aturan Ini

Kepala Dinkes Kota Semarang, M Abdul Hakam menerangkan, ada 10 orang yang dinyatakan positif corona dari klaster pernikahan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Penularan Covid-19 dalam resepsi atau pesta pernikahan menjadi pembelajaran untuk masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan di setiap aktivitas.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, masyarakat tak perlu khawatir jika akan melakukan pernikahan.

Dia yakin pernikahan berjalan lancar sepanjang SOP kesehatan dilaksanakan.

Partai Demokrat Gabung PDIP dan PKB di Pilkada Kabupaten Semarang, Usung Ngesti-Basari

Tiga Kecamatan Tertinggi Kasus DBD di Kendal, Berikut Data Lengkap Dinkes

Satu Desa Panik, 30 Tamu Pesta Pernikahan Positif Covid-19, Sehari Setelah Pengantin Pria Meninggal

Keluarga Pengantin Buka Suara, Syaqrun Beberkan Fakta Pernikahan Berujung Duka di Semarang

"Sepanjang SOP kesehatan dilaksanakan pasti semua berjalan baik."

"Insya Allah, Bismillah sehat, acaranya lancar.

"Insya Allah sakral," ucap Hendi, sapaan akrabnya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (28/6/2020).

Dia mencontohkan, wedding organizer Patra Hotel Semarang.

Mereka telah menerapkan protokol kesehatan dalam acara pernikahan.

Setiap orang yang masuk dilakukan sterilisasi.

Kemudian, dicek suhu tubuh dan menggunakan hand sanitizer serta diberi masker.

Tempat duduk juga dibatasi sesuai SOP kesehatan.

"Kami lihat tadi tidak lebih dari 50 orang."

"Hal-hal seperti ini memang harus ditumbuhkembangkan."

"Mudah-mudahan jadi role model bagi perhelatan pernikahan," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Berita Terkait :#Berita Semarang
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved