Breaking News:

Berita Kriminal

Pelapor Kini Tambah Tiga Orang, Pegawai BMT Insan Mandiri yang Gelapkan Dana Nasabah di Banyumas

Terkait kasus penggelapan uang nasabah, pegawai BMT Insan Mandiri, Satreskrim Polresta Banyumas masih melakukan pengembangan. Kini total ada 8 korban.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kasatreskrim Polresta Banyumas, AKP Berry saat ditemui di ruang kerjanya di Mapolresta Banyumas, Jumat (19/6/2020). 

Apabila berdasarkan informasi, ada sekira 45 korban dan belum semuanya melapor.

Berdasarkan laporan awal kerugian yang ditangani ada sekira Rp 450 juta dari lima pelapor.

Jika semua yang merasa menjadi korban melapor kerugian bisa berkembang hingga sekira Rp 2 miliar.

Seorang pelapor, Septi Yuliana (30) merasa marah dan kesal karena uangnya tidak ada di BMT Insan Mandiri.

"Saya mulai kesal saat ingin ambil tabungan dan deposito tapi ditunda terus."

"Alasan yang bersangkutan itu, masih masa pandemi Covid-19," terangnya.

Padahal Septi, uang itu hendak digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama masa pandemi ini.

Karena curiga dan penasaran, akhirnya dia datang ke kantor BMT Insan Mandiri dan ternyata tidak ada uang, hanya ada kartu depositonya abal-abal.

Dirinya akhirnya bersama rekannya yang lain melapor ke polisi. (Permata Putra Sejati)

Selamat, Banyumas Juara I Lomba Inovasi Penataan Pasar Tradisional Tingkat Nasional

Ini Syarat Wajib Tempat Wisata Bisa Dibuka Lagi di Banyumas

Bersepeda di Jalanan Perkotaan Juga Bakal Diatur, Ini Rencana Dishub dan Satlantas Polresta Banyumas

Janji Bupati Banyumas Kepada Pasien Sembuh Covid-19: Bantu Latih Keterampilan dan Modal Usaha

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved