Breaking News:

Berita Semarang

Wanita Ini Alami Pelecehan Seksual saat Gowes di Tengah Kota Semarang: Pantat Diremas, Saya Syok

Wanita Ini Alami Pelecehan Seksual saat Gowes di Tengah Kota Semarang: Pantat Diremas, Saya Syok

Editor: yayan isro roziki
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi wanita sedang gowes atau mengayuh sepeda - Seorang wanita muda mengalami pelecehan seksual, pantatnya diremas, saat gowes di Jalan Sriwijaya, tak jauh dari pusat Kota Semarang. LD --inisial wanita muda tersebut-- sangat syok atas kejadian itu, bahkan ia sampai menangis di pinggir jalan. 

"Waktu itu saya memilih jalan terus. Pas di Jalan Sriwijaya itu tiba-tiba ada yang sentuh pantat saya, bahkan enggak cuma menyentuh, dia benar-benar ngeremes gitu. Saya langsung syok lalu berhenti di pinggir jalan, nangis."

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Seorang wanita muda menjadi korban pelecehan seksual saat gowes di tengah Kota Semarang.

Wanita berinisial LD (24) warga warga Gajah Raya, Gayamsari, Semarang Timur, itu diremas pantatnya oleh pria tak dikenal, saat melintas di antara sekitar Jalan Sriwijaya, yang tak begitu jauh dari lapangan Simpanglima Semarang.

Orang tak dikenal yang meremas pantat LD merupakan seorang pria diperkirakan berusia 35-an tahun, dan mengendarai Honda Scoopy warna putih.

LD mengaku syok setelah kejadian tersebut, hingga sampai menangis di pinggir jalan.

Gowes Pakai Masker, 2 Orang Warga Semarang Meninggal Dunia, Begini Kata Wali Kota Hendi

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Video Detik-detik Merapi Meletus Pada Hari Ini, Minggu 21 Juni 2020 Pukul 09.00

Wakapolres Karanganyar Diserang Pria Bercelurit di Lawu, Pelaku Tewas Ditembak Polisi

Kronologi

Pengalaman pahit itu bermula ketika dia dan rombongan pesepeda lainnya menuju kawasan Kota Lama hingga melintas ke Simpang Lima pada pekan lalu.

Usai menyusuri kawasan tersebut, dia terpisah dari rombongan karena memutuskan untuk tetap mengowes sepedanya menuju Jalan Sriwijaya.

Kala itu, rombongan sedang beristirahat di perempatan penghubung antara Jalan Pahlawan dan Jalan Sriwijaya.

"Waktu itu saya memilih jalan terus. Pas di Jalan Sriwijaya itu tiba-tiba ada yang sentuh pantat saya, bahkan enggak cuma menyentuh, dia benar-benar ngeremes gitu," ungkapnya, Minggu (21/6/2020).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved