Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Warga Blado Keracunan Ikan Tongkol, Dinsos Batang: Penyaluran BPNT Berikutnya Diganti Bandeng

Agar tidak semakin membuat cemas masyarakat, Dinsos Kabupaten Batang pun menarik kembali bantuan ikan tongkol dan diganti dengan ikan bandeng.

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/DINA INDRIANI
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batang, Joko Tetuko. 

"Alhamdulillah setelah mendapatkan perawatan, mereka sudah membaik dan diperbolehkan pulang," tuturnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (18/6/2020).

Terminal Bulupitu Purwokerto Bakal Disulap Layaknya Bandara, Digarap Mulai Akhir Juni

Tiba-tiba Arus Besar Datang, Dua Pemuda Warga Purbalingga Terjebak Saat Menjala Ikan

Empat Hari Hilang di Pantai Pasir Kebumen, Pemancing Asal Magelang Ditemukan di Perairan Cilacap

Pemuda Kober Ciptakan Mobil Listrik, Proposal Sempat Dicuekin Pemkab Banyumas, Begini Kisahnya

Dia menjelaskan, penerima manfaat program BPNT di Kabupaten Batang ada sekira 51 ribu Kepala Keluarga (KK).

Dan di Kecamatan Blado merupakan penyaluran terakhir, sedangkan kecamatan lain lebih awal menerima bantuan tidak ada masalah.

"Pembagian sembako Kecamatan Blado memang yang terakhir."

"Itu setelah warga mendapatkan paket BPNT, sore harinya dimasak untuk lauk."

"Tidak berselang lama mereka seakan serentak mengeluh mual pusing," ujarnya.

BPNT di Kabupaten Batang ada 40 suplayer yang semuanya dikelola warga di Kabupaten Batang.

Adapun paket sembako BPNT berupa beras, telur, kacang hijau, ikan tongkol, dan sayuran senilai Rp 200 ribu perbulan.

Perlu diketahui, BPNT merupakan Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai program reguler Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Untuk mengetahui pasti penyebab kejadian tersebut, Dinkes Kabupaten Batang melakukan pengambilan sampel ikan tongkol BPNT Kemensos itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved