Berita Jawa Tengah

Ibu Warga Polisiri Geruduk Kantor Kecamatan Bawen: Saya Kok Tidak Dapat Bansos Pemkab Semarang?

"Kok saya dan ibu-ibu lain di Krajan masih ada yang belum dapat BST dan bansos Pemkab Semarang," jelas perwakilan ibu Krajan Polosiri, Aminah (47).

Penulis: akbar hari mukti | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AKBAR HARI MUKTI
Sebagian ibu warga Dusun Krajan, Desa Polosiri, Kabupaten Semarang duduk di teras Kantor Kecamatan Bawen, Senin (15/6/2020). Mereka mempertanyakan soal keadilan dalam pemberian bansos. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Ibu-ibu warga Dusun Krajan, Desa Polosiri, Kabupaten Semarang geruduk kantor Kecamatan Bawen, Senin (15/6/2020).

Mereka adalah perwakilan 10 RT di dusun tersebut yang menanyakan mengapa tak mendapatkan bantuan sosial (bansos).

Mereka pun mendatangi Camat Bawen Gunadi dan Kades Polosiri Nurgiyanto di kantor tersebut.

Perwakilan masyarakat Krajan Polosiri selanjutnya masuk untuk mendapatkan klarifikasi dari Camat dan Kades.

Sementara, sebagian lainnya memilih untuk duduk di depan kantor kecamatan beralaskan tanah.

Penderita Tumor itu Kini Miliki KTP Banjarnegara, Prihatini Sempat Terkatung-katung di Lampung

Kritikan Ganjar Terbukti, Empat Hari Zero Covid-19, Kasus Positif Corona Muncul Lagi di Kebumen

Zona Risiko Rendah Covid-19, Dinkes Jateng Restui Banyumas Terapkan New Normal

Hasil Bisnis Katering Abal-abal di Kebumen, Ibu Rumah Tangga Ini Raup Keuntungan Hingga Rp 1 Miliar

"Kok saya dan ibu-ibu lain di Krajan masih ada yang belum dapat BST dan bansos Pemkab Semarang," jelas perwakilan ibu Krajan Polosiri, Aminah (47).

Aminah mengaku janda yang tak bekerja dan kesehariannya harus merawat ibunya.

Menurut Aminah, ibunya masih mendapatkan bantuan program keluarga harapan (PKH).

Namun dirinya dan beberapa warga lain di Krajan tak mendapatkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak corona.

Baik itu dari Pemerintah Pusat maupun Pemkab Semarang.

"Yang dapat kok malah mereka yang mampu-mampu."

"Yang tergolong tidak mampu seperti kami kok malah tidak dapat," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (15/6/2020).

Maka ia dan perwakilan ibu di Krajan Polosiri datang ke kantor kecamatan untuk meminta kejelasan kepada Camat setempat.

Ia sebenarnya ingin mendapatkan bansos tersebut, sebab termasuk warga terdampak virus corona di Kabupaten Semarang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved