Berita Kriminal

Seorang Gadis di Tangerang Meninggal Dunia Setelah Dicekoki Pil dan Disetubuhi 7 Pria Bergiliran

Seorang gadis di bawah umur meninggal dunia setelah sempat dirawat karena dicekoki pil eksimer dan disetubuhi tujuh orang.

Editor: Rival Almanaf
TribunJakarta.com
Ilustrasi orang meninggal dunia. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Seorang gadis di bawah umur meninggal dunia setelah sempat dirawat karena dicekoki pil eksimer dan disetubuhi tujuh orang.

Korban yang kemudian jatuh sakit pada tanggal 26 Mei 2020 dibawa ke Rumah Sakit khusus jiwa Darma Graha Serpong, Tangerang.

Pada tanggal 11 Juni 2020 korban meninggal dunia, setelah sempat dibawa pulang paksa keluarganya tiga hari sebelumnya.

Kapolsek Pagedangan AKP Efri menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika korban berkenalan dengan salah satu tersangka bernama Fikri Fadhilah lewat media sosial.

Dari perkenalan tersebut, hubungan Fikri dan korban berlanjut hingga mereka berdua berpacaran.

Suatu ketika Fikri membujuk rayu korban yang masih berusia di bawah umur untuk mau berhubungan badan dengan dirinya.

Cantiknya Marisa Tomey Pemeran Bibi May di Film Spider Man yang Ternyata Sudah Berusia 55 Tahun

Kereta Api Bertahap Mulai Normal, Berikut Daftar KA yang Sudah Beroperasional di Daop 5 Purwokerto

Pemerintah Diminta Instruksikan Perguruan Tinggi untuk Kurangi Besaran UKT

Mulai Hari Ini, GOR Satria Purwokerto Resmi Dibuka Untuk Umum

"Pada hari Sabtu, 18 April 2020 sekitar jam 01.00 WIB, tersangka 1 menjemput korban dan membawa ke rumah tersangka Sudirman di Desa Cihuni, Pagedangan, Kabupaten Tangerang," kata AKP Efri seperti dilansir dari Kompas.com, Minggu (14/6/2020).

Di lokasi tersebut, sudah ada tersangka lain yaitu Sudirman si pemilik rumah, Denis, Anjayeni, Rian, Dori, dan Diki.

"Kemudian, korban meminta pil kuning (eksimer) sebelum melakukan persetubuhan dan juga meminta uang Rp 100.000 per orang untuk bisa menyetubuhinya," ucap Efri.

Sudirman lantas pergi mencari pil eksimer itu dan kembali setelah 20 menit kemudian.

Ia membeli tiga butir eksimer dalam waktu tersebut.

Lalu, tersangka lainnya bernama Fikri Fadhilah langsung mencekoki korban dengan tiga butir eksimer itu sekaligus.

Mengonsumsi tiga butir pil sekaligus membuat korban kehilangan kesadaran.

Momen itulah yang dimanfaatkan para tersangka menyetubuhi korban secara bergiliran.

Viral Bupati Cantik Naik Trail ke Pelosok Desa, Pantau Langsung BLT Dana Desa

Kisah Supeltas Difabel Berseragam Polisi Viral, Bagaimana Dia Mendapat Seragam?

Meskipun New Normal Diterapkan, Belum Ada Kelonggaran Jam Malam di Banyumas

Banyumanik dan Pedurungan Semarang Paling Tinggi Kasus Covid-19, Simak Update Virus Corona Berikut

Setelah menyetubuhi korban, masing-masing dari mereka memberikan uang Rp 100.000.

"Akibat kejadian tersebut, korban sakit dan pada tanggal 26 Mei 2020 dibawa ke Rumah Sakit khusus jiwa Darma Graha Serpong," ujar Efri.

Tapi pada tanggal 9 Juni 2020 lalu, keluarga mengambil paksa korban dari rumah sakit.

Namun pada tanggal 11 Juni 2020 korban meninggal dunia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bermula Pacaran Lewat Medsos, Seorang Anak Dicekoki Pil Eksimer dan Diperkosa 7 Orang", 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved