Breaking News:

Berita Kesehatan

Dampak Buruk Sering Berpikir Negatif, Bersiap Saja Diserang Penyakit Pikun, Begini Kata Peneliti

Penyakit demensia dapat dialami oleh orang-orang berusia usia lebih muda, apabila mereka sering berpikir negatif atau mengkhawatirkan masa depan.

ISTIMEWA
ILUSTRASI tentang demensia atau biasa disebut penyakit pikun. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, INGGRIS - Demensia atau biasa disebut seseorang adalah pikun tidak hanya menyerang orang pada usia lanjut, tetapi pula pada remaja ataupun anak-anak.

Demensia (pikun) adalah penyakit degeneratif yang memang pada umumnya menyerang orang berusia lanjut (lansia).

Namun, penyakit ini dapat dialami oleh orang-orang berusia usia lebih muda, apabila mereka sering berpikir negatif atau mengkhawatirkan masa depan.

Karyawati BPR Central Artha Kota Tegal Ditangkap Polisi, Gelapkan Deposito Nasabah Rp 1,3 Miliar

Rekor Tertinggi Kasus Covid-19 Saat Ini, 9 Juni: Sehari Tambah 1.043 Pasien Positif Corona

Saatnya Pemungutan Suara Cara E-Voting, Begini Alasan Gubernur Ganjar Pranowo

Kasus Pembacokan di Banyumas, Kesal Karena Ibu Pelaku Menangis, Korban Tagih Utang Rp 100 Ribu

Studi yang melibatkan pemindaian otak dan pemantauan perilaku pada 360 orang ini menemukan hubungan antara pemikiran negatif dan penurunan kognitif.

Serta peningkatan jumlah dua protein yang terkait penyakit Alzheimer.

"Pemahaman lebih baik tentang risiko demensia sangat penting untuk meningkatkan intervensi terapeutik," kata penulis studi Natalie Marchant.

Sekadar diketahuii, Natalie adalah seorang psikiater dan peneliti senior di departemen kesehatan mental di University College London, Inggris.

Intervensi terapeutik adalah upaya yang dilakukan individu atau kelompok untuk meningkatkan kesejahteraan orang lain yang membutuhkan bantuan.

Tetapi menolak atau sebaliknya tidak dapat memberi dan menerima bantuan.

"Temuan dari penelitian ini memberikan dukungan lebih lanjut akan pentingnya kesehatan mental untuk dipertimbangkan dalam pemindaian demensia."

Halaman
1234
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved