Breaking News:

Berita Solo

Rudy Larang Anak Balita hingga Setingkat SMA di Solo Masuk Mal, Sebut Rekomendasi IDI dan IDAI

Rudy Larang Anak Balita hingga Setingkat SMA di Solo Masuk Mal, Sebut Rekomendasi IDI dan IDAI

Editor: yayan isro roziki
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, melarang anak-anak, mulai usia balita hingga setingkat SMA masuk mal dan pergi ke pusat keramaian lainnya, guna menghindari mereka tertular corona. 

Perwali itu nantinya juga merekomendasikan anak balita sampai dengan SMA/SMK itu dilarang diajak ke mal, pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan tempat bermain yang tidak bisa dijaga jaraknya. "Kita tidak ingin anak-anak Solo pada khususnya, umumnya Indonesia tidak terpapar virus corona."

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Anak-anak, mulai usia bawah lima tahun (balita) hingga setingkat sekolah menengah atas (SMA) di Solo, dilarang masuk mal.

Tak hanya masuk mal, orangtua di Solo juga dilarang mengajak anak-anak mereka --mulai usia balita hingaa setingkat SMA-- ke pusat keramaian lainnya.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menjelaskan, larangan itu akan diatur dalam peraturan wali kota (Perwali) yang akan diberlakukan pada 8 Juni 2020 mendatang.

Menurut dia, Perwali itu dimaksudkan agar anak-anak di Solo terhindar dari potensi penularan virus corona di mal dan pusat keramaian lainnya.

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Orang Sakit Dilarang Masuk Mal dan Pusat Perbelanjaan, Pemerintah: Ketika New Normal Diterapkan

Pedagang Pasar Wajib Kenakan Face Shield, Pedoman New Normal Kementrian Perdagangan

Pasar Manis Purwokerto Terapkan New Normal, Begini Protokol Belanja bagi Pedagang dan Pembeli

Menurut Rudy, Perwali itu merupakan hasil rapat gugus tugas dan rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

"Perwali ini sudah kita bicarakan dengan berbagai elemen termasuk IDI maupun IDAI."

"Perwali merupakan rekomendasi IDI dan IDAI," kata Rudy di Solo, Jawa Tengah, Jumat (5/6/2020).

Rudy mengatakan, Perwali itu merekomendasikan anak-anak sekolah tatap muka paling cepat Desember 2020.

Perwali itu nantinya juga merekomendasikan anak balita sampai dengan SMA/SMK itu dilarang diajak ke mal, pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan tempat bermain yang tidak bisa dijaga jaraknya.

"Kita tidak ingin anak-anak Solo pada khususnya, umumnya Indonesia tidak terpapar virus corona."

"Supaya nanti berjalan dengan baik tentunya dituangkan dalam Perwali yang akan kita sosialisasikan tanggal 8 Juni 2020," terang dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved