Berita Regional

Rumah Sakit Angkat Bicara Soal Penarikan Biaya Pemulasaraan Jenazah PDP Corona Sebesar Rp 3 Juta

Setelah viral video perdebatan antara keluarga pasien PDP Corona dan petugas RSUD Wahidin Mojokerto tentang penarikan uang pemulasaraan jenazah

Istimewa
Ilustrasi Pemulasaraan Jenazah Covid 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Setelah viral video perdebatan antara keluarga pasien PDP Corona dan petugas RSUD Wahidin Mojokerto tentang penarikan uang pemulasaraan jenazah, kini pihak Rumah Sakit mengklarifikasi.

Mereka menyebut hal itu terjadi karena ada kesalah pahaman petugasnya dan saat ini uang sudah di kembalikan ke keluarga pasien.

Sebelumnya sebuah video perdebatan beberapa keluarga pasien dan petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wahidin Sudirohusodo Mojokerto viral di media sosial sejak Kamis (21/5/2020) malam.

Potongan video tersebut tersebar di beberapa media sosial seperti Instagram dan Facebook.

Bill Gates Dikabarkan Ditangkap FBI Dengan Tuduhan Terorisme Biologis

Cuma Dapat Gaji 15 Persen Saat Pandemi, Kapten PSCS Cilacap M Arifin Bisnis Kuliner Ayam

Korban Tewas Virus Corona Pasar Kobong Justru Dari Luar Semarang, Begini Kronologi Penyebarannya

Kabar Gembira Kini RSUD Margono Soekarjo Purwokerto Sudah Punya Laborat Uji Swab Virus Corona

Masyarakat juga ramai membagikan video itu di aplikasi pesan instan WhatsApp.

Berdasarkan percakapan yang terekam dalam video itu, keluarga pasien mempertanyakan uang sebesar Rp 3 juta yang diminta petugas rumah sakit.

Petugas menyebut uang itu akan digunakan untuk biaya pemulasaraan jenazah pasien yang meninggal.

Keluarga itu terlihat beberapa kali mengutarakan keluhannya kepada petugas.

Mereka mempertanyakan uang itu.

Namun, mereka juga menyerahkan uang Rp 3 juta itu untuk mengurus jenazah.

Halaman
1234
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved