Breaking News:

Teror Virus Corona

Penelitian Terbaru Virus Corona Dapat Tersapu Angin Sejauh 6 Meter, Bagaimana Cara Mencegahnya?

Hasil penelitian terbaru, virus corona mampu diterbangkan angin hingga radius enam meter dari titik awalnya.

Shutterstock
Ilustrasi virus corona. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Hasil penelitian terbaru, virus corona mampu diterbangkan angin hingga radius enam meter dari titik awalnya.

Penelitian terbaru itu dilakukan oleh Talib Dbouk dan Dimitris Drikakis dengan Lembaga Penelitian Pertahanan dan Keamanan di Universitas Nicosia, Yunani

Oleh karena itu aturan menjaga jarak fisik harus diperketat dengan radius yang lebih panjang.

Aturan menjaga jarak fisik satu sama lain terus digaungkan di berbagai negara di masa pandemi Covid-19.

Kronologi OTT KPK di UNJ, Bermula dari Rektor Minta Pejabat Kampus Kumpulkan Uang

Peti Jenazah Corona Diarak Keliling Pertokoan, Bubarkan Kerumunan Belanja Lebaran di Banjarnegara

Penambahan Kasus Virus Corona Dalam Sehari Capai Rekor Tertinggi, Lonjakan Tertinggi di Jawa Timur

Wuhan Larang Konsumsi dan Jual-Beli Hewan Liar, Pedagang Dapat Kompensasi hingga Rp5 Juta Per Ekor

Setidaknya menjaga jarak 2 meter satu sama lain diyakini cukup aman dan dapat mencegah terjadinya penularan virus corona.

Seperti diketahui, cara penyebaran virus corona terjadi melalui tetesan air liur atau droplet yang keluar ketika orang yang terinfeksi sedang bersin, batuk, bahkan berbicara.

Studi yang sudah dipublikasikan dalam jurnal Physics of Fluids tersebut, menunjukkan angin dapat membawa droplet terbang lebih jauh hingga 6 meter.

Melansir Healthline, Rabu (20/5/2020), penelitian dilakukan dengan menjalankan model komputer yang mensimulasikan perjalanan 1.008 tetesan air liur di udara dari orang yang sedang batuk.

Peneliti memperhitungkan faktor-faktor seperti kelembapan, penguapan, kekuatan di mana tetesan tersebar, hingga bagaimana molekul air liur berinteraksi dengan udara.

Berdasarkan simulasi tersebut didapatkan perhitungan, dengan kecepatan pergerakkan angin 4 kilometer per jam, maka droplet yang dikeluarkan lewat batuk bisa terbang hingga 6 meter hanya dalam 5 detik.

Halaman
123
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved