Breaking News:

Berita Banyumas

Dibatasi Tirai Plastik, Pengumpulan Zakat Juga Tanpa Jabat Tangan di Masjid Al Huda Banyumas

Antara warga yang akan membayar zakat dan panitia dibatasi dengan semacam tirai dari plastik transparan berukuran lebar di Masjid Al Huda Banyumas.

KOMPAS.COM/HANDOUT
Pengumpulan zakat di Masjid Al Huda Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Berzakat, sudah menjadi kewajiban bagi umat Muslim jelang Lebaran.

Namun ada yang unik pada Ramadan tahun ini.

Sebut saja dalam pengumpulan zakat di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, menerapkan protokol kesehatan ketat.

Hal itu dimaksudkan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayah tersebut.

Pemkot Tegal Sidak Supermarket, Bukan Makanan Kadaluarsa Tetapi Temukan Ini

Terminal Kota Tegal Tetap Saja Sepi Penumpang, Padahal Sudah Direstui Kemenhub

Korban PHK Dipastikan Dapat Bantuan di Cilacap, Disnakerin: Sudah Diusulkan ke Pemprov Jateng

Bupati Semarang: Silakan Gelar Salat Idulfitri, Bila Berada di Wilayah Zona Putih

Seperti terlihat di Masjid Al Huda, RW III, antara warga yang akan membayar zakat dan panitia dibatasi dengan semacam tirai dari plastik transparan berukuran lebar.

Kepala Desa Melung, Khoerudin mengatakan, pengumpulan zakat dilakukan secara bergantian.

Panitia menyediakan fasilitas cuci tangan dan sabun.

Selain itu, warga dan panitia juga diwajibkan menggunakan masker.

"Karena masih dalam masa pandemi maka tetap dilaksanakan pengumpulan zakat sebagaimana biasa, tapi dengan protap kesehatan."

"Surat dari Pengurus Ranting NU kepada para panitia zakat di masing-masing RW agar menerapkan social distancing," kata Khoerudin seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (20/5/2020).

Halaman
123
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved