Berita Temanggung

Gareng Marah Korban Tak Mau Ceraikan Suami, Kepala Ibu dan Balita Dipalu di Temanggung

Gareng Marah Korban Tak Mau Ceraikan Suami, Kepala Ibu dan Balita Dipalu di Temanggung. anak meninggal, ibu kritis

Istimewa/Dok Polres Temanggung
Kapolres Temanggung, AKBP M Ali; didampingi Kasubag Humas, AKP Henny WL (kiri); dan Kasatreskrim, AKP M Alfan Armin (kanan), saat gelar perkara penganiayaan sadis di Desa Tleter, Kecamatan Kaloran. Korban yang merupakan ibu dan anak, kepalanya dipukul palu berkali-kali oleh tersangka. Diduga kasus penganiayaan sadis ini bermotif asmara. 

Hal ini tak dibantah oleh Kasatreskrim Polres Temanggung, AKP M Alfan Armin.

Wali Kota Solo Kritik Jokowi Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Rudy: Harus Bayar yang Mana?

Widiyono Mengaku Cuma Diajak Teman, Inspektur Purbalingga Hadiri Deklarasi Balon Wakil Bupati

Viral Video Oknum TNI-Polri Pamer Senjata Pacarmu Bisa Gini Gak?, Psikolog: Butuh Pengakuan

23 ASN Purbalingga Melawan! Laporkan Balik Bawaslu ke DKPP, Kuasa Hukum: Tidak Profesional

"Tersangka dijerat Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 355 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya 25 tahun," kata AKP Alfan.

Dituturkan lebih lanjut, dalam perkara ini polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu buah HP merk OPPO F3 milik korban (disita dari tersangka), HP merk Xiaomi Redmi 5 milik tersangka.

Lalu, satu buah palu warna hitam yang digunakan untuk memukul korban, tas warna hitam milik tersangka berisi pakaian yang disiapkan untuk kabur, serta sejulah bukti lainnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved