Berita Nasional

Komisi I DPR RI Rekomendasikan Pemecatan Dewas TVRI, Ngeyel Behentikan Tiga Direktur

Komisi I DPR RI Rekomendasikan Pemecatan Dewas TVRI, Ngeyel Behentikan Tiga Direktur

Istimewa/net
Ilustrasi TVRI - Polemik di tubuh TVRI pascapemecatan Dirut Helmy Yahya terus menggelinding. Terbaru, Komisi I DPR RI merekomendasikan pemecatan Ketua Dewan Pengawas TVRI, Arif Hidayat Thamrin. 

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Charles Honoris mengatakan, Komisi I DPR RI sudah mengeluarkan rekomendasi pemberhentian Ketua Dewas TVRI, Arif Hidayat Tamrin, sambil mengevaluasi kinerja anggota dewas lainnya.

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kisruh di internal Lembaga Penyiaran Pemerintah (LPP) Televisi Republik Indonesia ( TVRI) pascapemcatan Direktur Utama (Dirut) Helmy Yahya, masih terus bergulir.

Terbaru, Dewas TVRI memberhentikan tiga direktur di lembaga penyiaran tersebut.

Hal ini membuat Komisi I DPR RI meradang. Bahkan, Komisi I sudah mengeluarkan surat rekomendasi pemecatan Ketua Dewas TVRI, Arif Hidayat Tamrin.

Tiga Direktur yang baru saja diberhentikan Dewas TVRI adalah Direktur Program dan Berita, Apni Jaya Putra; Direktur Keuangan, Isnan Rahmanto; dan direktur Umum Tumpak Pasaribu.

Surat pemberhentian ketiga direksi itu diserahkan hari ini (13/5/2020) oleh Dewan Pengawas yang ditandatangani oleh Ketua Dewan Pengawas Arif Hidayat Tamrin.

Pemecatan Dirut TVRI Terkait Siaran Liga Inggris? Helmy Yahya Melawan, Tulis Pembelaan 1200 Halaman

Dewan Direksi TVRI Heran Hak Siar Liga Inggris Jadi Alasan Pemecatan Helmy Yahya

UPDATE: 689 Positif Virus Corona, Indonesia Catatkan Rekor Tertinggi Kasus Harian Covid-19

Begini Alasan Jokowi Kembali Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Hampir 2 Kali Lipat

"Sebelumnya, Dewan Pengawas pertengahan April lalu dalam rapat dengar pendapat yang dilakukan secara virtual, telah mendapat peringatan keras dari anggota Komisi I.

Hal ini, karena telah mengeluarkan surat pemberitahuan rencana pemberhentian (SPRP) kepada tiga direksi, namun hal itu tidak diindahkan dewan pengawas TVRI," kata Ketua Komite Penyelamat TVRI Agil Samal, dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2020).

Agil menilai, Dewan Pengawas TVRI tengah berupaya menenggelamkan TVRI, apalagi setelah Komisi I DPR RI telah mengeluarkan rekomendasi pemberhentian ketua Dewas.

"Dengan pilihan melanjutkan memberhentikan tiga Direksi adalah upaya bumi hangus TVRI oleh Dewan Pengawas yang saat ini posisinya juga tengah diujung tanduk," ujar dia.

Lebih lanjut, Agil juga mengatakan, meski sudah mendapat peringatan keras dari Komisi I DPR, Dewas juga bersikukuh untuk melanjutkan proses pemilihan Direktur Utama TVRI sebagai pengganti Helmy Yahya tahun ini.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Charles Honoris mengatakan, Komisi I DPR RI sudah mengeluarkan rekomendasi pemberhentian Ketua Dewas sambil mengevaluasi kinerja anggota dewas lainnya.

"Diterbitkannya surat pemecatan definitif terhadap tiga direksi TVRI non-aktif ini, maka Dewas kembali melanggar kesimpulan rapat dengan Komisi I DPR RI yang meminta Dewas untuk mencabut SPRP terhadap tiga direksi non-aktif," ujar Charles.

Sebelumnya, hasil rapat kerja Komisi I bersama Dewas pada Kamis (16/4/2020) memutuskan, Komisi I menolak surat Dewas TVRI perihal pemberhentian tiga direktur.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved