Breaking News:

Teror Virus Corona

Tujuh Penumpang Travel Positif Covid-19, Satu Kontrakan di Jakarta, Pemudik Asal Cimanggu Cilacap

Tujuh dari delapan pemudik dalam satu mobil travel asal Jakarta dinyatakan positif Covid-19, Selasa (5/5/2020).

Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Tujuh dari delapan pemudik dalam satu mobil travel asal Jakarta dinyatakan positif Covid-19, Selasa (5/5/2020).

Hal itu disampaikan secara langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griana Dewi.

Pihaknya langsung melakukan tracing terhadap keluarga dan orang-orang yang pernah kontak langsung dengan ketujuh pasien itu.

Total Ada 34 Pasien Positif Corona di Purbalingga, Hari Ini Tambah Dua Orang, Asal Klaster Gowa

Dinsos Cilacap Memang Berencana Piloks Rumah Warga Penerima PKH

Ombudsman Soroti Netralitas ASN Disdikbud Purbalingga, Siti Farida: Mirip Kasus di Sukoharjo

Money Politics Pilbup Semarang Diprediksi Bakal Meningkat, Bawaslu: Dampak Pandemi Virus Corona

"Kami tracing ke semua kontak," ujar Pramesti seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (5/5/2020).

Kata Pramesti, ketujuh penumpang travel itu positif Covid-19, pihaknya menerima 21 hasil uji swab dari laboratorium, dimana delapan di antaranya merupakan penumpang travel.

"Hasil swab dari delapan orang pemudik yang satu travel, tujuh konfirmasi positif, yang satunya negatif," katanya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak delapan orang pemudik di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, diduga terpapar Covid-19.

Berdasarkan hasil rapid test, seluruhnya menunjukkan hasil reaktif.

Mereka diketahui pulang dari Jakarta secara bersamaan menggunakan sebuah travel pada 8 April 2020.

Delapan orang itu diketahui selama ini tinggal bersama di sebuah rumah kontrakan.

Selain itu, mereka juga bekerja di tempat yang sama pada perusahaan konveksi di Jakarta.

Temuan tersebut bermula saat kakak dari salah seorang pemudik meninggal dunia.

Atau beberapa hari setelah si pemudik tiba di kampung halaman.

Padahal, sang kakak tidak memiliki riwayat perjalanan ke zona merah. (*)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul "Tujuh Pemudik Satu Rombongan Travel dari Jakarta Positif Covid-19"

PSBB Kota Tegal Berakhir Besok Rabu, Dedy Yon: Akan Kami Ajukan Tahap Kedua

ASN Disdikbud Purbalingga Diduga Tidak Netral, Tersebar Video Dukung Bakal Calon Bupati Petahana

Wali Kota Solo: Saya Lagi Siapkan Lagu Aja Mudik Bersama Didi Kempot

Kalau Ganti Meteran Listrik yang Rusak, Bayar atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap PLN

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved