Berita Tegal

Nasib Penjual Telur Asin di Pantura Kota Tegal, Dua Hari Baru Terjual 10 Butir

Para penjual telur asin di sepanjang Jalur Pantai Utara (Pantura) Kota Tegal, pada Ramadan tahun ini hanya bisa mengelus dada.

Istimewa
Seorang penjual telur asin di Jalur Pantura Kota Tegal sedang mewadahi telur asin ke dalam sebuah kardus, Rabu (29/4/2020). Ia melayani pelanggan yang membeli telur asin enam butir. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Para penjual telur asin di sepanjang Jalur Pantai Utara ( Pantura) Kota Tegal, pada Ramadan tahun ini hanya bisa mengelus dada.

Momen bagi penjual telur asin dalam mendapatkan keuntungan, kandas di tengah pendemi virus corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia.

Hal itu lantaran tidak adanya perantau yang mudik.

Terlebih Pemerintah Pusat sudah mengeluarkan larangan mudik pada liburan Idul Fitri 1441 Hijriyah.

Pembatalan 91 Perjalanan Kereta Api di Daop 5 Diperpanjang hingga 31 Mei 2020

Imbas Corona, Alfamart - Alfamidi Gratiskan Biaya Sewa Tenant Rp15 Miliar untuk 12.000 UMKM

Jadwal Belajar dari Rumah Tayang di TVRI Kamis dan Jumat 30 April-1 Mei 2020, Simak Selengkapnya

Aksi Koboi, Dor! Pria Ini Tembak Kepala Temannya di Jalan Tol, Jasad Korban Dibuang ke Sungai

Beberapa penjual telur asin memilih menutup tokonya.

Sebagian yang lain tetap berjualan, meski ratusan telur asin harus dibuang karena basi.

Penjual telur asin, Jamilah (50) mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap penjual telur asin di Pantura.

Ia mengatakan, sepinya jalur Pantura sudah tentu menjadikan pembeli telur asin menurun drastis.

Jamilah membandingkan, minggu pertama puasa pada tahun lalu, penjualan telur asin bisa mencapai 500 butir per hari.

Saat ini, minggu pertama saja dua hari baru melayani 10 butir telur asin.

"Setelah ada corona boro-boro sehari 100 butir. Ini dua hari saja baru melayani 10 butir," kata Jamilah kepada tribunbanyumas.com, Rabu (29/4/2020).

Jamilah bercerita, pandemi Covid-19 bukan satu- satunya penyebab penjualan telur asin di Pantura Kota Tegal menurun.

Awal 2019 sudah menurun seusai jalan tol resmi beroperasi.

Ia mengatakan, sebelum adanya jalan tol, penjualan harian bisa mencapai 1.500 sampai 2.000 butir telur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved