Berita Purbalingga

Kades Pekiringan Purbalingga Relakan Rumah Dinasnya Jadi Tempat Karantina Pemudik untuk Cegah Corona

Berbagai cara untuk menekan angka penularan virus corona yang dibawa oleh pemudik.

Istimewa
Pemerintah Desa Pekiringan Kecamatan Karangmoncol sediakan temat karantina untuk pemudik. Tempat Karantina menggunakan rumah dinas Kepala Desa. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Berbagai cara untuk menekan angka penularan virus corona yang dibawa oleh mudik' title='pe mudik'>pe mudik

Satu diantaranya yang dilakukan Pemerintah Desa Pekiringan Kecamatan Karangmoncol Kabupaten Purbalingga, Jateng.

Mereka menyediakan rumah karantina untuk mudik' title='pe mudik'>pe mudik yang datang dari perantauan.

Kades Pekiringan Adi Kusumantoro menuturkan pembuatan tempat karantina merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Setujui PSBB Kota Semarang, Kendal dan Demak Diminta Menyesuaikan

Update Corona di Cilacap 22 April: Pasien Positif bertambah 2 Orang, PDP meninggal bertambah 3 Orang

Pasien Positif Corona Banyumas Bertambah 8 Orang 2 di Antaranya Perawat, Ini Daftarnya

Wanita Asal Genuk Semarang Ditemukan Tewas di Apartemen di Surabaya dengan Luka Sayatan

Gubernur meminta setiap desa diharapkan memiliki rumah karantina bagi warga mudik' title='pe mudik'>pe mudik.

Sementera tempat Karantina yang diperuntukan untuk mudik' title='pe mudik'>pe mudik di Desa Pekiringan menggunakan rumah dinas kades. 

"Kebetulan di desa Pekiringan ada bangunan yang tidak ditempati yaitu rumah dinas Kepala Desa dan akhirnya dimanfaatkan untuk ruang Karantina," ujarnya saat dihubungi tribun jateng,Rabu (22/4/2020).

Menurutnya, rumah dinasnya telah dibuat sekat-sekat untuk dijadikan ruangan. 

Pembangunan sekat dilakulan bersama warga dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) serta swadaya masyarakat.

"Kami sekat rumah dinas itu menjadi sepuluh kamar dengan fasilitas tempat tidur dan kasur serta MCK, " jelasnya. 

Dikatakannya hingga saat ini jumlah mudik' title='pe mudik'>pe mudik yang telah sampai di desanya berkisar 200 orang. 

Namun masih ada sekitar 500 orang yang belum mudik

"Kami masih tunggu sekitar  500 hingga 1000 orang yang belum mudik," tutur dia. 

Terkait suplai makanan,  pihaknya telah berkoordinasi dengan komunitas yang ada di desanya untuk membantu pemerintah desa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved