Berita Nasional
Fenomena Cacing di Solo dan Klaten, Ini Penjelasan Lengkap Ahli LIPI
Warga di Kota Surakarta dan Kabupaten Klaten digegerkan dengan fenomena cacing yang bermunculan pada Sabtu (18/4/2020).
Sebab, seperti lingkungan pasar yang pada umumnya lembab, becek atau kondisi tanah yang berair secara umum sangat cocok sebagai tempat hidup cacing.
• Perppu Harus Dikeluarkan Bulan Ini, Kalau Pilkada Serentak Dilaksanakan Desember 2020
• Hari Nur Yulianto Lupa Nama Pelatihnya di PSIS Semarang
• Lockdown Dicabut! Tuntutan Warga AS Kepada Gubernur, Anggap Virus Corona Adalah Kebohongan
• Viral Curhatan Perawat RSUD Cilacap Direspon Ari Lasso, Bikin Video Buat Tenaga Medis
Lebih lanjut Hari menjelaskan, tidak semua jenis cacing tanah sama.
Pasalnya, cacing tanah di daerah pertanian, perkebunan maupun hutan akan dapat saja berbeda dengan yang ada di lingkungan urban dan permukiman.
Hari memperkirakan cacing-cacing yang muncul di Pasar Gede Surakarta olo itu adalah cacing yang biasanya berada di kawasan urban atau permukiman.
"Prediksi kami itu mungkin cacing invasif yang sangat mudah beradaptasi."
"Baik di Indonesia maupun negara mana pun, ada beberapa jenis cacing tanah yang invasif," jelas Hari.
Cacing-cacing ini bukan hewan asli Indonesia yang mungkin terbawa oleh berbagai perantara yang kemudian beradaptasi dan berkembang di alam.
Kemungkinan cacing invasif
Tak hanya di Surakarta, kemunculan cacing juga terjadi di Desa Socokangsi, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten.
Kemunculan cacing itu viral di media sosial Instagram.
Salah satunya seperti yang diunggah oleh akun @kabar_klaten.
Cacing-cacing itu muncul dari lahan persawahan dan pekarangan kosong yang jarang dijangkau masyarakat.
Saat dikonfirmasi, Camat Jatinom, Rahayu membenarkan adanya kemunculan cacing dari dalam tanah dengan jumlah besar di wilayahnya.
Cacing itu muncul dari dalam tanah sejak Sabtu (18/4/2020) pagi dan jumlah cacing yang keluar cukup banyak.
"Hari ini, Lurah sudah laporan tidak sebanyak kemarin. Sudah normal kembali," kata Rahayu saat dikonfirmasi, Minggu (19/4/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/cacing-muncul-di-solo-dan-klaten.jpg)