Teroro Virus Corona

Rumah Sakit Pungut Biaya Pemakaman Pasien Virus Corona Rp 15 Juta, Pemerintah Geram

Foto kuitansi pembayaran ambulans dan pengurusan jenazah pasien korban corona sebesar Rp 15 juta beredar di media sosial.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Kwitansi pengurusan jenazah Corona sebesar Rp 15 juta di Kota Tangerang(Istimewa) 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Foto kuitansi pembayaran ambulans dan pengurusan jenazah pasien korban corona sebesar Rp 15 juta beredar di media sosial.

Kuitansi dengan kop surat Tangerang Ambulance Service (TAS) tertanggal 7 April 2020 tersebut memuat biaya penanganan jenazah dengan peti mati beserta tim Covid-19 sebesar Rp 15 Juta.

Dalam kuitansi tersebut diketahui jenazah Covid-19 berasal dari RS Bhakti Asih Kota Tangerang.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota Tangerang  memastikan telah menegur sebuah rumah sakit swasta di Kota Tangerang yang memungut biaya pemakaman jenazah Corona sebesar Rp 15 juta.

Lebih Berbahaya dari ODP Jumlah OTG Virus Corona Mencapai 363 Orang Berpotensi Masih Berkeliaran

Kapolres Wonosobo Pimpin Anak Buahnya Kubur Jenazah dengan SOP Pemakaman Pasien Korban Corona

Video Balita Positif Corona di RSUD Cilacap Sembuh

Kecelakaan Karambol di Jalur Pantura Semarang - Kudus, Seorang Pengendara Motor Tewas Terlindas

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi mengatakan, pihaknya sudah membuat surat teguran terhadap rumah sakit tersebut.

"Pemerintah Kota Tangerang telah membuatkan surat teguran kepada pihak rumah sakit yang tidak menaati prosedur yang telah disosialisasikan," ujar Liza melalui video siaran pers, Rabu (15/4/2020).

Liza mengatakan, Pemkot Tangerang sebelumnya sudah menyampaikan kepada seluruh rumah sakit di Kota Tangerang melalui Dinas Pemakaman dan Permukiman bahwa pengurusan jenazah Covid-19 tidak dipungut biaya.

"Pemulasaraan dan pemakaman pasien Covid-19 serta mobil jenazah tidak dipungut biaya atau gratis," tutur dia.

Pemkot Tangerang juga menyiapkan 23 peti jenazah di beberapa rumah sakit.

Liza meminta kepada masyarakat apabila ada kerabat meninggal akibat Covid-19 bisa langsung melapor ke layanan gawat darurat 112 atau UPT Pemakaman.

Hal tersebut untuk menghindari pungutan biaya pemakaman Covid-19 yang begitu tinggi di masyarakat.

Korban Tewas Akibat Corona di Jateng

Sementara, berdasarkan data di pemprov Jateng hingga Rabu siang, jumlah kasus pasien positif corona sebanyak 218 orang dengan rincian, 149 orang masih dirawat, 33 sembuh, dan 36 pasien meninggal dunia.

Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 23.543 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 771 orang.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved